INDOPOSCO.ID – Degup persaingan Piala Asia 2027 mulai terasa bahkan sebelum bola pertama ditendang. Pada 9 Mei 2026 mendatang, sorotan akan tertuju ke Arab Saudi, bukan untuk pertandingan, melainkan momen krusial yang menentukan arah perjalanan 24 tim peserta, drawing fase grup.
Indonesia datang dengan status yang tak bisa dibilang ideal. Berada di Pot 4, Garuda masuk kategori tim dengan ranking FIFA lebih rendah dibanding mayoritas kontestan lain. Namun, justru dari posisi inilah cerita besar sering lahir, entah sebagai kejutan, atau sebagai ujian berat sejak awal.
Format undian terbilang klasik namun penuh intrik. Sebanyak 24 tim dibagi ke dalam empat pot, masing-masing berisi enam tim berdasarkan peringkat FIFA terbaru. Hasilnya akan membentuk enam grup (A hingga F), masing-masing dihuni empat tim dengan komposisi satu wakil dari tiap pot.
Sebagai tuan rumah, Arab Saudi mendapatkan perlakuan khusus. Mereka otomatis menempati posisi pertama di Pot 1 dan akan menjadi tim pertama yang diundi, memastikan tampil di laga pembuka turnamen.
“Untuk memastikan Arab Saudi memainkan laga pembuka, tuan rumah dialokasikan dalam posisi pertama di Pot 1 dan akan menjadi tim yang diundi pertama,” tulis AFC dalam keterangan resminya, dikutip pada Selasa (5/5/2026).
Bagi Indonesia, skenario yang mungkin terjadi cukup ekstrem. Dari Pot 1, ancaman datang dari raksasa Asia seperti Jepang, Iran, hingga Korea Selatan, tim-tim yang tak hanya kuat secara tradisi, tetapi juga konsisten di level dunia. Belum lagi Pot 2 yang diisi kekuatan solid seperti Irak dan Uni Emirat Arab.
Menariknya, peluang menghadapi rival regional juga terbuka. Thailand dan Vietnam yang berada di Pot 3 bisa saja satu grup dengan Indonesia, menghadirkan nuansa “derby Asia Tenggara” yang selalu panas dan sarat gengsi. Namun satu hal pasti, Indonesia tak akan bertemu Singapura di fase grup karena sama-sama berada di Pot 4.
Satu slot terakhir masih menjadi tanda tanya, menunggu hasil duel penentuan antara Lebanon dan Yaman pada awal Juni nanti. Siapa pun pemenangnya, akan melengkapi komposisi 24 tim yang siap bertarung di panggung Asia.
Drawing ini bukan sekadar seremoni. Ia adalah titik awal dari cerita panjang, tentang peluang, tekanan, dan kemungkinan kejutan. Indonesia mungkin datang sebagai underdog, tetapi dalam turnamen besar, label itu sering kali menjadi bahan bakar yang berbahaya bagi lawan.
Kini, tinggal menunggu bola undian berputar. Apakah Garuda akan terbang tinggi melawan arus, atau justru harus menghadapi badai sejak awal? Semua akan terjawab di Riyadh. (her)
Pembagian pot drawing Piala Asia 2027:
Pot 1: Arab Saudi (ranking FIFA: 61), Jepang (18), Iran (21), Korea Selatan (25), Australia (27), Uzbekistan (50)
Pot 2: Qatar (55), Irak (57), Yordania (63), UniEmirat Arab (68), Oman (79), Suriah (84)
Pot 3: Bahrain (91), Thailand (93), China (94), Palestina (95), Vietnam (99), Tajikistan (103)
Pot 4: Kyrgyztan (107), Korea Utara (118), Indonesia (122), Kuwait (134), Singapura (147), Lebanon (108)/Yaman (149).











