• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Terima Aspirasi Buruh May Day, DPR Targetkan UU Ketenagakerjaan Baru Rampung 2026

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 1 Mei 2026 - 15:35
in Nasional
dasco

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, saat memimpin audiensi Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat yang digelar di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (1/5/2026). Foto: Biro Pemberitaan DPR/Oji/Karisma

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – DPR RI menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru dengan target penyelesaian paling lambat akhir tahun 2026. Hal ini disampaikan saat DPR menerima audiensi perwakilan Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, didampingi pimpinan Komisi III dan Komisi IX DPR RI, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/5/2026).

BacaJuga:

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

“Tentang Undang-Undang Tenaga Kerja, Pemerintah dan DPR sudah sepakat bahwa paling lambat akhir tahun ini kita melaksanakan keputusan Mahkamah Konstitusi untuk membentuk Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru,” ujar Dasco.

Ia menekankan bahwa proses penyusunan regulasi ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, terutama kalangan buruh dan pengusaha. DPR mendorong agar organisasi buruh bersama pihak pengusaha dapat lebih dulu merumuskan substansi yang matang sebelum dibahas di parlemen.

“Cepat atau lambatnya sangat tergantung dari teman-teman buruh. Silakan rumuskan bersama, nanti jika sudah matang akan kita bahas bersama DPR dan pemerintah,” jelasnya.

Menurut Dasco, pendekatan partisipatif ini penting untuk menghasilkan undang-undang yang komprehensif sekaligus meminimalisir potensi sengketa hukum di kemudian hari, termasuk gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

“Amanatnya bukan revisi, tapi membentuk undang-undang baru. Supaya tidak kembali digugat, maka keterlibatan buruh sejak awal menjadi kunci,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

DPR RI juga memastikan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan kelompok buruh sesuai mekanisme yang berlaku. Selain itu, DPR telah menyampaikan berbagai tuntutan tersebut kepada pemerintah sebagai bagian dari fungsi legislasi dan pengawasan.

Dalam kesempatan itu, Dasco turut mengimbau agar aksi peringatan May Day dapat berjalan tertib dan kondusif.

Sementara itu, perwakilan Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat menegaskan bahwa aksi yang dilakukan bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan upaya menyuarakan kondisi ketenagakerjaan yang masih memprihatinkan.

“Kami membawa aspirasi dari berbagai sektor, mulai dari industri, perkebunan, pertambangan, hingga tenaga kesehatan dan pendidik,” ujar perwakilan buruh.

Aliansi buruh mengusung sejumlah tuntutan utama, antara lain pembentukan UU Ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja, reformasi sistem pengupahan nasional, serta evaluasi praktik outsourcing dan fleksibilitas kerja.

Mereka juga menyoroti tingginya disparitas upah antar daerah dan meningkatnya jumlah pekerja tidak tetap yang dinilai berdampak pada lemahnya perlindungan hak pekerja. Selain itu, isu kebebasan berserikat, kepastian kerja, serta perlindungan bagi pekerja sektor informal dan digital turut menjadi perhatian.

Aksi peringatan Hari Buruh juga berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Maluku Utara.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pimpinan DPR dan anggota komisi terkait, serta berbagai elemen buruh dan organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat.

Momentum May Day 2026 ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya regulasi ketenagakerjaan yang lebih adil, inklusif, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja ke depan. (dil)

Tags: DPR RIHari BuruhMay DayRUU Ketenagakerjaanserikat buruhSufmi Dasco Ahmad

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46
sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
kementan
Nasional

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7142 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1113 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.