INDOPOSCO.ID – Memperingati Hari Bumi 2026, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) turun langsung ke Sungai Sungai Ciliwung di Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Dalam waktu kurang dari satu jam, sekitar 670 kilogram (kg) sampah berhasil diangkat dari aliran sungai, disusul pelepasan 5 ribu bibit ikan spesies lokal sebagai upaya memulihkan ekosistem perairan.
Aksi bertajuk EPI River Clean Up Earth Day ini menjadi wujud nyata komitmen PLN EPI dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek lingkungan melalui pengendalian pencemaran dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Rangkaian kegiatan diawali dengan santunan kepada anak yatim oleh Yayasan Baitul Maal PLN EPI di Saung Alkesa. Setelah itu, peserta melepas 5 ribu bibit ikan endemik Ciliwung jenis tengadak dan tawes, sebelum melakukan pengarungan sungai dari titik Leuwi Orok hingga Saung Alkesa sambil memungut sampah di sepanjang aliran.
Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN EPI, Dedeng Hidayat, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi konkret perusahaan dalam menjawab tantangan lingkungan yang kian kompleks.
“Tantangan seperti pencemaran, perubahan iklim, dan penurunan kualitas ekosistem membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Kami ingin menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan harus dilakukan melalui aksi nyata yang berkelanjutan,” ujarnya, dikutip Senin (27/4/2026).
Sebanyak 45 peserta terlibat dalam kegiatan ini dengan dukungan 10 perahu karet, tiga kano, serta pengamanan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor. Sampah yang terkumpul didominasi plastik dan styrofoam—jenis residu yang memerlukan penanganan khusus.
Pemilihan Sungai Ciliwung bukan tanpa alasan. Sungai ini memiliki peran strategis sebagai sumber kehidupan sekaligus habitat berbagai makhluk hidup yang keberlanjutannya perlu dijaga bersama.
Melalui aksi ini, PLN EPI menegaskan bahwa menjaga bumi bukan sekadar komitmen di atas kertas, melainkan tanggung jawab bersama yang dimulai dari langkah kecil, dilakukan konsisten, dan berdampak nyata bagi masa depan lingkungan yang lebih lestari. (rmn)










