• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Setara Institute Rilis IKT 2025: Salatiga Unggul, Toleransi Jadi Kunci Stabilitas dan Ekonomi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 22 April 2026 - 21:01
in Nasional
setara

Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Ditjen Polpum Kemendagri, Bisri (kiri) memberikan plakat dan piagam IKT 2025 kepada perwakilan dari Kota Salatiga yang meraih peringkat pertama Indeks Kota Toleran 2025 di Jakarta, Rabu (22/4/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setara Institute kembali merilis Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang memotret wajah keberagaman di Indonesia. Dalam peluncuran yang digelar di Jakarta pada Rabu (22/4/2026), Salatiga tampil sebagai kota paling toleran dengan skor 6,492.

Posisi kedua ditempati Singkawang yang meraih skor 6,391. Sementara itu, Semarang mengunci peringkat ketiga dengan nilai 6,160, menegaskan dominasi kota-kota dengan praktik keberagaman yang relatif inklusif.

BacaJuga:

Pernah Beri Bebas Visa ke 169 Negara, Kemenpar Dorong Indonesia Jangan Tertinggal dari Malaysia dan Thailand

Butuh Rp360 Triliun Setahun, DPR Minta Usulan Gaji Guru Rp30 Juta Tak Berhenti Jadi Wacana

IPH Jadi Prioritas Nasional, Pemerintah Dorong Tata Kelola Hukum yang Lebih Efektif

Pengukuran dalam studi ini tidak dilakukan secara sembarangan. Sebanyak 94 kota dianalisis melalui empat variabel utama, yakni regulasi pemerintah kota, regulasi sosial, tindakan pemerintah, serta demografi agama. Dari variabel tersebut, diturunkan delapan indikator yang menjadi dasar penilaian komprehensif terhadap tingkat toleransi di masing-masing kota.

Selain tiga besar, sejumlah kota lain juga masuk dalam daftar 10 besar, seperti Pematangsiantar, Bekasi, Sukabumi, Magelang, Kediri, Tegal, hingga Ambon.

Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Ismail Hasani, menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar soal angka atau prestasi administratif semata. Ia mengingatkan bahwa indeks tersebut mencerminkan kerja kolektif banyak pihak.

“Jadi (indeks kota toleran) bukan semata-semata prestasi Wali Kota atau Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) atau FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) tapi adalah prestasi bersama,” kata Ismail dalam sambutannya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa ada tiga kunci utama dalam membangun kota yang toleran. Pertama adalah kepemimpinan politik yang aktif mempromosikan nilai-nilai keberagaman. Kedua, peran birokrasi yang adaptif dan inklusif. Ketiga, kekuatan kepemimpinan sosial di tengah masyarakat.

“Yang kedua yaitu kepemimpinan birokrasi. Dan terakhir atau yang ketiga adalah kepemimpinan sosial,” tambah Ismail.

Apresiasi juga datang dari pemerintah pusat melalui perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mendagri Tito Karnavian yang diwakili oleh Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Ditjen Polpum Kemendagri, Bisri, menilai capaian ini patut diapresiasi, namun tidak boleh membuat daerah berpuas diri.

“Ini bukan tujuan akhir melainkan motivasi untuk selalu menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih,” jelas Bisri.

Pemerintah menegaskan bahwa IKT 2025 bukan sekadar deretan angka atau capaian administratif tahunan. Lebih dari itu, indeks tersebut dinilai sebagai cerminan mendalam atas kualitas relasi sosial hingga kematangan demokrasi di tingkat daerah.

Menurut Bisri, pemerintah melihat IKT sebagai indikator strategis yang mampu menggambarkan kondisi riil kehidupan masyarakat di tingkat lokal, terutama dalam hal keberagaman dan inklusivitas.

“Pemerintah memandang bahwa indeks kota toleran ini bukan sekadar angka, bukan pula sekadar peningkat akan tetapi lebih dari itu, indeks ini adalah indikator penting yang menghubungkan kualitas tingkat relasi sosial, tingkat kedewasaan demokrasi di tingkat lokal, serta kredibiltas tata kelola pemerintahan dalam menjamin hak-hak warga negara dalam berdemokrasi,” ujar Bisri.

Ia menekankan bahwa kota yang toleran bukan hanya soal harmoni simbolik, melainkan menghadirkan rasa aman dan keadilan nyata bagi seluruh warga. Lingkungan yang inklusif, kata dia, menjadi fondasi penting bagi terciptanya kehidupan sosial yang sehat.

“Kota yang toleran adalah kota yang menghadirkan rasa aman, menjamin kesetaraan, serta membuka ruang partisipasi yang adil bagi seluruh warga negara tanpa memandang latar belakang agama,” terangnya.

Dalam konteks yang lebih luas, Bisri menilai toleransi memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Stabilitas sosial yang lahir dari praktik toleransi menjadi faktor kunci dalam menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Dalam konteks pembangunan nasional, toleransi memiliki posisi yang sangat strategis. Toleransi adalah prasyarat bagi stabilitas sosial yang merupakan fondasi bagi kebutuhan ekonomi. Dan pada akhirnya, pertumbuhan ekonomi yang inklusif akan memperkuat kesejahteraan,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa upaya membangun kota toleran tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (her)

Tags: IKT 2025Indeks Kota ToleranSalatigaSetara Institutetoleransi

Berita Terkait.

Penumpang
Nasional

Pernah Beri Bebas Visa ke 169 Negara, Kemenpar Dorong Indonesia Jangan Tertinggal dari Malaysia dan Thailand

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:23
Guru
Nasional

Butuh Rp360 Triliun Setahun, DPR Minta Usulan Gaji Guru Rp30 Juta Tak Berhenti Jadi Wacana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:22
Rini
Nasional

IPH Jadi Prioritas Nasional, Pemerintah Dorong Tata Kelola Hukum yang Lebih Efektif

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:02
Teuku-Rafly
Nasional

Menteri Ekraf: Film Jadi Media Efektif Sampaikan Pesan Keluarga

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:20
MPLS 2026 Resmi Disulap Jadi Gerbang Bahagia bagi Murid Baru
Nasional

MPLS 2026 Resmi Disulap Jadi Gerbang Bahagia bagi Murid Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:02
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda
Nasional

Kado untuk Driver Ojol, Komisi Platform Resmi Turun Jadi 8 Persen per 1 Juli

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1138 shares
    Share 455 Tweet 285
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
Pemain-Timnas-Kolombia
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Amankan Tempat di 32 Besar

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 11:43

INDOPOSCO.ID - Kolombia kembali menunjukkan kelasnya di panggung Piala Dunia 2026. Menghadapi Republik Demokratik Kongo dalam pertandingan Grup K, Los...

SelengkapnyaDetails
Tuchel

Hasil Piala Dunia : Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50
Kroasia

Hasil Piala Dunia: Bungkam Panama 1-0, Kroasia Hidupkan Asa ke Fase Gugur

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30
CR7

Hasil Piala Dunia: Brace ke Gawang Uzbekistan Bawa Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.