• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Standar Global Makin Ketat, Sawit Indonesia Berpacu Kejar Traceability

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 20 April 2026 - 16:16
in Ekonomi
sawit

Pekerja memanen tandan buah segar kelapa sawit di perkebunan. Ketertelusuran (traceability) dari kebun hingga produk akhir menjadi tuntutan utama pasar global, terutama setelah diberlakukannya regulasi bebas deforestasi oleh Uni Eropa. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tekanan global terhadap industri kelapa sawit kian nyata. Kini, bukan hanya kualitas produk yang dinilai, tetapi juga seberapa jauh asal-usulnya bisa ditelusuri secara transparan dari rak supermarket hingga ke titik koordinat kebun.

Hal ini mengemuka seiring kebijakan Uni Eropa melalui Regulasi Deforestasi Uni Eropa (EUDR) yang menuntut setiap komoditas, termasuk sawit, benar-benar terbukti bebas dari praktik deforestasi.

BacaJuga:

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Strategic Advisor CECT Sustainability Universitas Trisakti, Windrawan Inantha, menilai perubahan ini bukan sekadar tren, melainkan pergeseran besar dalam peta perdagangan global.

“Traceability (ketertelusuran) sawit hari ini lebih banyak lahir dari tekanan akses pasar dan tata kelola global daripada dari dorongan konsumen domestik,” jelas Windrawan di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, Uni Eropa kini tak lagi sekadar menjadi pasar tujuan, melainkan telah menjelma sebagai penentu standar industri. Artinya, siapa pun yang ingin bertahan harus mengikuti aturan main yang semakin ketat.
Namun di balik tuntutan tersebut, ada persoalan mendasar yang belum sepenuhnya terpecahkan. Sekitar 42 persen perkebunan sawit Indonesia dikelola oleh petani kecil kelompok yang justru berada di posisi paling rentan dalam rantai pasok.

Windrawan mengungkapkan, ada setidaknya lima hambatan utama yang dihadapi petani kecil dalam menerapkan sistem ketertelusuran: legalitas lahan yang belum tuntas, keterbatasan kapasitas teknis, lemahnya insentif ekonomi, mahalnya biaya sertifikasi dan pengorganisasian, serta minimnya tenaga pendamping.

“Sistem yang menuntut geolokasi presisi, dokumen legal, pencatatan administrasi, dan koneksi digital akan selalu lebih mudah dijalankan oleh perusahaan besar daripada oleh petani swadaya,” tuturnya.

Dalam situasi ini, peran negara menjadi krusial. Windrawan mendorong Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) untuk tidak sekadar menjadi penyalur dana, melainkan aktor utama dalam mendorong transformasi sektor sawit nasional.

Ia mengusulkan agar aspek traceability dijadikan syarat prioritas dalam penyaluran program bantuan, mulai dari peremajaan kebun hingga dukungan sarana dan pelatihan.

“Insentif kebijakan harus terasa nyata di tingkat petani,” tegas Windrawan.

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur data juga dinilai mendesak. Mulai dari pemetaan kebun rakyat, pelatihan penggunaan teknologi geolokasi, hingga digitalisasi administrasi kelompok tani perlu didorong secara sistematis dan berkelanjutan.

Persoalan legalitas lahan juga tak bisa lagi diabaikan. Tanpa kejelasan status lahan, sistem ketertelusuran akan rapuh sejak awal.

“Selama status lahan belum jelas, data traceability tidak akan kokoh,” kata Windrawan.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya insentif ekonomi agar petani benar-benar terdorong untuk bertransformasi. Tanpa perbedaan harga antara produk yang tertelusuri dan yang tidak, perubahan akan berjalan lambat.

“Selama buah dari kebun yang tertelusuri dihargai sama dengan yang tidak tertelusuri maka perubahan akan berjalan lambat,” sebutnya.

Di sisi lain, langkah BPDP yang mulai mengembangkan sistem informasi ISPO berbasis WebGIS dan aplikasi seluler diapresiasi sebagai sinyal positif. Namun, Windrawan mengingatkan bahwa tantangan sebenarnya terletak pada integrasi.

“Ini sinyal yang benar. Tantangannya sekarang adalah memastikan riset, sistem digital, dan pembiayaan lapangan bergerak dalam satu arsitektur, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tambahnya.

Ke depan, transparansi bukan lagi pilihan, melainkan syarat utama untuk bertahan. Dan bagi industri sawit Indonesia, perjalanan menuju keterlacakan penuh tampaknya masih panjang terutama jika petani kecil belum sepenuhnya ikut dalam peta.(her)

Tags: BPDPindustri sawitKelapa Sawitsawit

Berita Terkait.

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:27
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:21
generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • Inovasi Hijau Garuda-EIGER, Material Bekas Pesawat Disulap Jadi Tas Fungsional

    Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    898 shares
    Share 359 Tweet 225
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.