INDOPOSCO.ID – Dari sentra lebah di Jambi, langkah kecil berbuah capaian besar. UMKM PT Cipta Lebah Berkah (Madu CLB) resmi mencatatkan ekspor perdana 8 kilogram (kg) madu asli Jambi ke Malaysia pada 15 April 2026. Nilainya memang belum besar, tetapi maknanya penting: produk lokal Jambi kini sah menembus pasar internasional.
Keberhasilan ini tak lepas dari pendampingan intensif yang diberikan oleh Bea Cukai Jambi melalui program Klinik Ekspor. Lewat asistensi yang terstruktur, pelaku usaha dibimbing memenuhi seluruh persyaratan administrasi, mulai dari kelengkapan dokumen hingga pengajuan ekspor melalui aplikasi CEISA 4.0. Proses ini memastikan ekspor berjalan tertib, cepat, dan sesuai ketentuan.
Kepala Kantor Bea Cukai Jambi, Dafit Kasianto, mengatakan komitmen pihaknya untuk terus mendorong UMKM agar naik kelas dan mampu memperluas jangkauan pasar.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam memanfaatkan peluang pasar global.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan menembus pasar internasional. Keberhasilan PT Cipta Lebah Berkah ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pelaku UMKM lainnya di Jambi,” ujarnya, dikutip Senin (20/4/2026).
Ekspor perdana ini diharapkan bukan menjadi capaian sesaat, melainkan langkah awal keberlanjutan ekspor produk-produk lokal Jambi. Dengan pembinaan yang tepat, semakin banyak UMKM diyakini dapat mengikuti jejak serupa, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara melalui ekspor nonmigas.
Bagi UMKM di daerah, kisah Madu CLB menjadi bukti bahwa pasar global bukan lagi sesuatu yang jauh. Dengan pendampingan yang tepat, produk lokal pun mampu bersaing di kancah internasional. (ipo)










