• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BRMS Raup Laba Bersih USD18 Juta di Kuartal 1 2026, Naik 22 Persen Meski Produksi Turun

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00
in Ekonomi
Area tambang bawah tanah di blok 1 Poboya, di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Foto: BRMS

Area tambang bawah tanah di blok 1 Poboya, di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Foto: BRMS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kenaikan harga emas dan perak menjadi penopang utama kinerja PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) pada kuartal I tahun 2026. Di tengah penurunan produksi akibat kegiatan pushback di tambang terbuka River Reef, perusahaan justru membukukan kenaikan pendapatan 10 persen dan laba bersih naik 22 persen secara tahunan.

Dalam laporan keuangan kuartal 1 2026, BRMS mencatat pendapatan USD69 juta, laba operasi USD28 juta, dan laba bersih USD18 juta.

BacaJuga:

Budaya Bukan Sekadar Wacana, PDC Dorong Aksi Nyata lewat AoC

Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan

SKK Migas Nilai Ekspansi Jadestone Jadi Indikator Kuat Daya Saing RI

Direktur and Chief Financial Officer (CFO) BRMS, Charles Gobel, menjelaskan produksi emas dan perak memang menurun karena operasi pushback di River Reef, Poboya, di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Namun, lonjakan harga jual logam mulia pada periode yang sama membuat kinerja keuangan tetap menguat.

Operasi di Poboya dijalankan oleh anak usaha BRMS, PT Citra Palu Minerals (CPM). Direktur Utama CPM, Damar Kusumanto, mengatakan penurunan kadar emas pada awal 2026 telah diantisipasi sebagai konsekuensi teknis dari pushback. Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada akhir Mei atau awal Juni 2026.

“Setelah pushback selesai, kami akan mulai menambang bijih berkadar tinggi dari bukaan baru pada Juni 2026,” ujarnya.

Di saat bersamaan, salah satu pabrik emas BRMS tengah menjalani peningkatan kapasitas besar dari 500 ton menjadi 2 ribu ton bijih per hari, yang ditargetkan selesai pada Oktober 2026. Dengan kombinasi bijih berkadar lebih tinggi dan kapasitas olah yang meningkat, perusahaan menargetkan produksi dan penjualan sekitar 80 ribu troy ounce emas sepanjang 2026.

Direktur Utama & CEO BRMS, Agus Projosasmito, menambahkan bahwa peningkatan kapasitas pabrik emas akan menjadi pendorong utama kenaikan produksi tahun ini. Selain itu, BRMS juga menargetkan mulai menambang bijih berkadar emas tinggi 3,5-4,9 g/t dari tambang bawah tanah pada kuartal 3 tahun 2027, yang diharapkan mengerek produksi pada 2027-2028.

Dengan strategi operasional yang terukur menuntaskan pushback, menaikkan kapasitas pabrik, dan menyiapkan tambang bawah tanah BRMS menempatkan fondasi pertumbuhan produksi emas yang lebih kuat dalam dua tahun ke depan, sembari memanfaatkan momentum harga logam mulia yang masih tinggi. (rmn)

Tags: BRMSBumi Resources Mineralskinerja perusahaanLaba Bersih

Berita Terkait.

PDC
Ekonomi

Budaya Bukan Sekadar Wacana, PDC Dorong Aksi Nyata lewat AoC

Kamis, 30 April 2026 - 23:04
Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan
Ekonomi

Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan

Kamis, 30 April 2026 - 21:46
SKK Migas Nilai Ekspansi Jadestone Jadi Indikator Kuat Daya Saing RI
Ekonomi

SKK Migas Nilai Ekspansi Jadestone Jadi Indikator Kuat Daya Saing RI

Kamis, 30 April 2026 - 19:04
Temmy-Satya-Permana
Ekonomi

UMKM Digital Finance Tour Jadi Jembatan Akses Modal Lebih Luas

Kamis, 30 April 2026 - 15:46
SC
Ekonomi

BUIDL Jadi Senjata Baru, Kolaborasi OKX-BlackRock-Standard Chartered Ubah Lanskap Kripto

Kamis, 30 April 2026 - 15:06
PGN Gagas Dorong CNG sebagai Pilar Fleksibilitas Energi Indonesia
Ekonomi

PGN Gagas Dorong CNG sebagai Pilar Fleksibilitas Energi Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 11:52

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1490 shares
    Share 596 Tweet 373
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.