• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 20 April 2026 - 01:11
in Ekonomi
knecks

Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya menjadikan ekonomi syariah sebagai motor baru pertumbuhan nasional terus diperkuat. Pendekatan yang tidak lagi parsial, melainkan terintegrasi lintas sektor, dinilai menjadi kunci agar potensi besar ekonomi syariah Indonesia benar-benar optimal.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat, menegaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah tidak bisa dilakukan secara terpisah-pisah. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem yang saling terhubung, mulai dari industri halal hingga keuangan syariah.

BacaJuga:

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

“Pengembangan ekonomi syariah membutuhkan pendekatan yang terintegrasi. Tidak hanya memperkuat industri halal, tetapi juga harus didukung oleh sektor ekspor, keuangan syariah, serta berbagai ekosistem pendukung lainnya,” ujar Emir melalui gawai, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, sinergi antar sektor tersebut akan menciptakan rantai nilai yang kuat dan berkelanjutan. Dengan demikian, pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga lebih kompetitif di pasar global.

Lebih lanjut, Emir mengungkapkan bahwa ekonomi syariah kini telah menjadi bagian dari agenda strategis nasional. Hal ini tercermin dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang secara eksplisit menargetkan peningkatan kontribusi ekonomi syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ekonomi syariah bukan lagi sekadar alternatif, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi besar pembangunan nasional. Targetnya jelas, yakni meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tegasnya.

Dengan dukungan kebijakan yang semakin kuat dan pendekatan yang terintegrasi, ekonomi syariah diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Ke depan, konsistensi implementasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan akan menjadi penentu apakah potensi besar ini benar-benar dapat diwujudkan menjadi kekuatan nyata bagi perekonomian Indonesia. (her)

Tags: Agenda Besar NegaraEkonomi SyariahKNEKS

Berita Terkait.

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah
Ekonomi

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:50
Pro Growth-Pro Welfare, Strategi Baru Pemerintah Percepat Pertumbuhan dan Kesejahteraan
Ekonomi

Pro Growth-Pro Welfare, Strategi Baru Pemerintah Percepat Pertumbuhan dan Kesejahteraan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:15
Libur Sekolah, Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Aktivitas Anak hingga Diskon Menginap 20 Persen
Ekonomi

Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian dan Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.