• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Purbaya “Jual” Stabilitas Indonesia ke Dunia, Investor Berebut Sinyal

Dilianto - Editor Dilianto -
Rabu, 15 April 2026 - 22:02
in Ekonomi
Purbaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan sejumlah investor global di New York, Amerika Serikat, Selasa (14/4/2026). Foto: Dok. Kemenkeu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Langkah Indonesia memperkuat posisinya di tengah turbulensi global terus berlanjut. Setelah menggelar rangkaian pertemuan dengan investor kelas dunia di New York, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, melanjutkan misi ekonominya ke Washington DC.

Di ibu kota Amerika Serikat itu, agenda padat langsung menanti. Mulai dari pertemuan bilateral hingga diskusi strategis dengan pimpinan lembaga keuangan global seperti International Monetary Fund (IMF) yang diwakili oleh Kristalina Georgieva, serta pejabat tinggi World Bank dan lembaga pemeringkat S&P Global Ratings.

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Menurut Purbaya, fokus utama yang dibawa Indonesia cukup jelas, yakni membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi bisa tetap melaju tanpa mengorbankan disiplin anggaran negara.

“Kami bertemu dengan 18 investor besar, termasuk Goldman Sachs dan Fidelity Investments. Mereka ingin memahami arah kebijakan pertumbuhan dan pengelolaan anggaran Indonesia, serta menilai apakah strategi tersebut kredibel dan berkelanjutan,” ujar Purbaya dalam keterangan yang diterima, Rabu (15/4/2026).

Di hadapan para investor global, pemerintah memaparkan secara terbuka berbagai kebijakan ekonomi termasuk bagaimana setiap langkah berdampak langsung terhadap APBN dan laju pertumbuhan nasional.

Respons yang diterima ternyata jauh dari skeptis. Justru sebaliknya, rasa ingin tahu meningkat, terutama dari lembaga-lembaga besar dunia.

“Mereka menunjukkan antusiasme tinggi dan menggali lebih dalam terkait fundamental ekonomi dan kebijakan kita. Selama ini mereka mempertanyakan bagaimana Indonesia dapat tumbuh lebih cepat dengan anggaran yang tetap terkendali,” jelasnya.

Menariknya, ketertarikan investor Amerika Serikat saat ini masih didominasi pada instrumen pasar keuangan, bukan investasi langsung.

“Ini sebagian besar merupakan investasi portofolio, bukan foreign direct investment (FDI). Namun, kami optimistis dalam waktu dekat aliran dana tersebut akan masuk dan turut mendorong penguatan pasar modal Indonesia,” kata Purbaya.

Sementara itu, dari sisi global, IMF mengingatkan bahwa dunia belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang ketidakpastian. Faktor geopolitik dan fluktuasi harga energi masih menjadi sumber tekanan utama.

Namun Indonesia merasa siap menghadapi situasi tersebut.

“IMF tidak memiliki otoritas untuk mengurangi ketidakpastian global, namun menyediakan dukungan bagi negara yang membutuhkan. Indonesia tidak termasuk, karena kondisi fiskal kita kuat dengan bantalan anggaran sekitar Rp420 triliun,” jelasnya.

Menurut Purbaya, pemerintah telah lebih dulu melakukan langkah antisipatif sejak akhir tahun lalu. Hasilnya, berbagai guncangan eksternal, termasuk lonjakan harga minyak yang masih dapat dikelola dengan baik.

“Kami mampu menyerap shock yang terjadi. IMF melihat kondisi ekonomi Indonesia secara positif, meskipun mereka tidak memberikan perlakuan khusus kepada negara tertentu,” terang Purbaya.

Apresiasi serupa juga datang dari World Bank dan S&P Global Ratings, terutama terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah di era kepemimpinan Prabowo Subianto.

“Bank Dunia dan lembaga rating menyampaikan kepuasan atas strategi yang kami paparkan. Keraguan terhadap kemampuan Indonesia menjaga disiplin fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kini semakin berkurang,” tegasnya.

Ke depan, peluang kerja sama bahkan diproyeksikan semakin luas. Bank Dunia disebut tertarik memperdalam kolaborasi, khususnya dalam pembiayaan proyek strategis, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan jangka panjang di negara berkembang.

Dengan rangkaian pertemuan ini, Indonesia tampaknya tidak hanya hadir sebagai peserta dalam forum global tetapi sebagai pemain yang mulai diperhitungkan. (her)

Tags: Amerika SerikatMenkeupurbaya yudhi sadewa

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Rabu, 22 April 2026 - 02:48
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1269 shares
    Share 508 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.