INDOPOSCO.ID – Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Waryono Abdul Ghofur menegaskan, pentingnya peran lembaga zakat dalam mengentaskan kemiskinan serta perlunya penguatan transparansi dan akuntabilitas.
Hal itu disampaikannya bertepatan dengan momen BSI Maslahat dinobatkan sebagai Mitra Kemanusiaan Berdampak dalam ajang Happiness Award pada Public Expose 2026 yang digelar Rumah Zakat. Predikat itu menjadi bukti nyata atas konsistensi lembaga dalam menggulirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.
Ia menyampaikan bahwa transparansi dan akuntabilitas harus terus diperkuat oleh seluruh lembaga amil zakat. Kolaborasi dan fokus pada dampak menjadi kunci dalam menghadirkan perubahan yang nyata bagi masyarakat.
CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, menyerahkan predikat tersebut kepada Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, atas konsistensi lembaga dalam memperkuat filantropi Islam melalui program ekonomi, pendidikan, dan kemanusiaan.
“Kita masih punya PR terkait dengan pengentasan kemiskinan,” kata Waryono Abdul Ghofur dalam keterangannya, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Sukoriyanto Saputro menyatakan, bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi dan kepercayaan berbagai pihak dalam menghadirkan maslahat bagi bangsa.
“Ini menjadi penguat bagi kami untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya berdampak, tetapi juga berkelanjutan,” ucap Sukoriyanto Saputro dalam kesempatan yang sama.
Partisipasi dalam Public Expose 2026 juga mempertegas pentingnya sinergi antar lembaga dalam memperluas dampak sosial. Kolaborasi menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan, mulai dari kemiskinan hingga isu kemanusiaan yang lebih luas. (dan)










