INDOPOSCO.ID – Dalam lanskap industri energi yang makin dituntut untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan, PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) berhasil menunjukkan lompatan signifikan. Perusahaan ini resmi meraih penghargaan PROPER Hijau dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2026 yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI. Penghargaan tersebut diserahkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Selasa (7/4/2026), menjadi tonggak baru dalam perjalanan keberlanjutan DSLNG.
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Operasional DSLNG, Adi Kustanto, didampingi QHSE Senior Manager, Muhammad Haerul. Momentum ini menandai peningkatan level pencapaian perusahaan yang sebelumnya konsisten berada di peringkat PROPER Biru.
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq, dalam sambutannya menyoroti pentingnya peran dunia usaha dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan nilai perusahaan.
“Dari total 5.476 perusahaan peserta PROPER, terdapat 2.437 perusahaan yang telah memenuhi ketaatan, sementara sisanya masih perlu meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa meningkatnya kesadaran akan pentingnya praktik usaha yang berwawasan lingkungan,” katanya.
Capaian PROPER Hijau ini bukan sekadar simbol kepatuhan, melainkan refleksi dari transformasi internal DSLNG dalam mengelola lingkungan secara lebih progresif.
Corporate Communication Manager DSLNG, Adhika Paramanandana, mengatakan keberhasilan tersebut lahir dari konsistensi berbagai program strategis.
“Kinerja lingkungan yang baik tidak hanya menjadi bagian dari kepatuhan, tetapi juga mencerminkan komitmen DSLNG dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan energi yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.
Berbagai inisiatif telah dijalankan, mulai dari efisiensi energi, pengendalian emisi, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Upaya ini memperlihatkan pendekatan bisnis DSLNG tidak lagi berhenti pada kepatuhan regulasi, tetapi telah bergerak menuju praktik beyond compliance.
Program PROPER sendiri merupakan salah satu instrumen evaluasi kinerja lingkungan perusahaan yang telah berjalan sejak 1995. Melalui skema ini, perusahaan tidak hanya dinilai dari sisi ketaatan terhadap regulasi, tetapi juga dari inovasi dan dampak sosial-lingkungan yang dihasilkan.
Tahun ini, sebanyak 243 perusahaan berhasil meraih PROPER Hijau, sementara 39 perusahaan menyabet PROPER Emas, serta sembilan pimpinan perusahaan mendapatkan penghargaan Green Leadership PROPER. Di tengah persaingan tersebut, keberhasilan DSLNG menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan energi pun mampu bertransformasi menjadi lebih ramah lingkungan.
Pencapaian ini mempertegas posisi DSLNG sebagai entitas yang tidak hanya berorientasi pada produksi energi, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem. Sebuah langkah yang menunjukkan bahwa masa depan industri tidak lagi bisa dilepaskan dari tanggung jawab terhadap bumi dan masyarakat. (her)










