INDOPOSCO.ID – Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadan 1447 H, secercah harapan dan senyuman kembali hadir bagi masyarakat Aceh yang masih berjuang pulih dari dampak banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu. Hingga kini, aksi nyata kemanusiaan terus digulirkan demi memastikan para penyintas dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih layak.
“Kehadiran bantuan ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan logistik, melainkan pesan solidaritas bahwa masyarakat Aceh tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit pasca-bencana di bulan yang penuh berkah ini.
Dari berbagai penjuru, bantuan untuk saudara-saudara kita di Aceh terus mengalir tanpa henti. Mulai dari organisasi kemanusiaan hingga brand-brand di negeri ini, masyarakat, semua bergerak serentak hari ini untuk menyalurkan amanah donasi langsung ke tangan mereka yang paling membutuhkan di posko-posko pengungsian, termasuk dukungan dari PT KAMI Idea Indonesia (KAMI) berkolaborasi dengan KAMI People.
KAMI bersama Dompet Dhuafa menyalurkan donasi dari hasil campaign bersama KAMI People di seluruh toko KAMI di Indonesia kepada para penyintas banjir Sumatera (Aceh) dalam bentuk bantuan paket alat ibadah dan dapur umum untuk paket makanan berbuka puasa berupa takjil dan nasi box.
Sebanyak 500 paket makanan siap santap dari dapur umum Dompet Dhuafa bersama masyarakat setempat telah didistribusikan kepada para penyintas di wilayah Dusun Melati, Desa Benua Raja, Kec. Rantau, Kab. Aceh Tamiang (25/02/2026).
Kondisi terkini, masih banyak masyarakat yang tinggal di tenda pengungsian, termasuk Dusun Melati. Melalui tim relawan DMC, 500 paket makanan telah disalurkan kepada masyarakat di tenda-tenda tersebut untuk berbuka puasa.
Alhamdulillah dengan adanya bantuan paket berbuka dari KAMI, masyarakat Dusun Melati bisa berbuka puasa dengan keluarga di tenda pengungsian dengan senang hati.
Selain mendistribusikan 500 paket makanan kepada masyarakat penyintas banjir di Aceh, esok harinya (26/02/2026), Dompet Dhuafa juga menyalurkan bantuan dari KAMI paket alat ibadah untuk masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang, yakni di Kampung Sulum, Kecamatan Bandar Pusaka.
Banyak dari warga yang telah kehilangan harta benda, termasuk pakaian dan juga perlengkapan ibadahnya. Salah satu penerima manfaat, Ibu Suri, menyampaikan dengan haru untuk bantuan yang diberikan ini.
“Di sini habis hanyut semua, di sini nggak ada lagi KAMI untuk apa seperti selimut, mukena. semuanya nggak ada lagi, pakaian. Ini lagi bulan Ramadan KAMI butuh sekali semuanya,Pak. terima kasih lah dari Dompet Dhuafa dan KAMI atas bantuannya untuk KAMI di sini”, ungkap Ibu Suri setelah menerima bantuan ini.
Berkoordinasi dengan warga masyarakat Kampung Sulum, tim DMC Dompet Dhuafa telah berhasil mendistribusikan sebanyak 80 paket alat ibadah untuk warga di sekitar kampung tersebut.
Paket alat ibadah ini terdiri dari mukena, sarung, sajadah, Al-Quran, dan buku Iqro. Bantuan paket alat ibadah ini diharapkan menjadi pelipur lara sekaligus penyemangat bagi warga dan keluarganya untuk tetap teguh beribadah. Di tengah keterbatasan karena kehilangan harta benda akibat banjir, kehadiran mukena dan sajadah baru diharapkan mampu menghadirkan kekhusyukan dan kenyamanan saat warga bersimpuh memohon kekuatan di bulan suci ini.
Bantuan untuk para penyintas di Kabupaten Aceh Tamiang ini merupakan implementasi dari donasi hasil campaign kemanusiaan yang digagas oleh KAMI. Hasil penggalangan donasi diserahkan langsung oleh salah satu pendiri jenama tersebut, Afina Candarini, kepada Deputy Corporate Secretary Dompet Dhuafa, Dian Mulyadi pada awal Februari 2026 lalu.
“KAMI. punya campaign kemanusiaan, salah satunya untuk mengumpulkan donasi bencana banjir di Sumatra. Donasi ini terkumpul dari hasil penjualan maupun donasi secara langsung ke KAMI., untuk disalurkan melalui Dompet Dhuafa. Sesuai komitmen KAMI. yang ingin menjadi wadah bagi KAMI. People (sebutan konsumen dan komunitas KAMI.) untuk membantu sesama, tidak hanya berbelanja,” ujar Afina Candarini.
Ia melanjutkan, penggalangan donasi ini memakan waktu sekitar hampir dua bulan. Waktu yang cukup lama karena KAMI. ingin melibatkan lebih banyak anggota komunitas dan pelanggan KAMI. yang ingin membantu para penyintas banjir di Sumatra. Lebih lanjut, ia mengatakan, kolaborasi kemanusiaan dengan Dompet Dhuafa sudah beberapa kali terjalin. Sehingga, pihaknya mempercayai bahwa Dompet Dhuafa masih menjadi lembaga filantropi Islam yang konsisten dalam hal penyaluran bantuan kemanusiaan.
“Dompet Dhuafa adalah salah satu lembaga yang konsisten untuk menyalurkan bantuan baik dalam negeri maupun luar negeri. Maka, KAMI benar-benar menaruh kepercayaan di Dompet Dhuafa,” jelasnya.
Di bulan yang penuh keberkahan ini, semoga kolaborasi kebaikan yang telah terjalin menjadi amal jariyah yang tak terputus. Semoga amal kebaikan ini menjadi jembatan persaudaraan yang memperkokoh ketahanan bangsa dalam menghadapi setiap ujian, khususnya untuk saudara kita di Aceh yang sedang dalam masa pemulihan.
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.
Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainnya. (adv)










