• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Gasifikasi Biomassa Jadi Senjata Baru PLN EPI Tekan Ketergantungan Solar

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 8 April 2026 - 13:03
in Ekonomi
hokkop

Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia, Hokkop Situngkir. Foto: PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar diesel kini memasuki babak baru. PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mulai mengakselerasi pemanfaatan gasifikasi biomassa sebagai solusi energi yang lebih bersih dan efisien, khususnya bagi wilayah yang belum tersambung jaringan listrik utama.

Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PLN EPI dan PT Karimun Power Plant (KPP) di Jakarta, awal pekan ini. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan syngas berbasis biomassa yang diharapkan mampu menjadi tulang punggung energi alternatif di daerah terpencil.

BacaJuga:

Tak Sekadar Bersihkan Lahan, Pemulihan TTM WK Rokan Juga Bawa Efek Berganda

Bea Cukai Dorong Pemberdayaan UMKM melalui Klinik Ekspor dan Business Matching

Pertamina NRE dan METI Perkuat Kolaborasi Energi Terbarukan di Sulawesi Utara

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menegaskan bahwa biomassa kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dalam membangun sistem energi berkelanjutan.

“Potensi biomassa nasional mencapai sekitar 80 juta ton, namun baru dimanfaatkan sekitar 20 juta ton. Artinya, masih ada peluang besar yang bisa dioptimalkan untuk mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Hokkop dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Menurut Hokkop, selama ini pemanfaatan biomassa masih didominasi skema cofiring di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Namun, pendekatan tersebut dinilai memiliki keterbatasan dari sisi desain dan kesiapan infrastruktur.

Karena itu, PLN EPI membuka jalur baru melalui teknologi gasifikasi biomassa yang dinilai lebih fleksibel, terutama untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dan sistem kelistrikan terisolasi.

“Gasifikasi biomassa ini menjadi solusi konkret untuk daerah isolated yang masih bergantung pada solar. Dengan pendekatan ini, kita bisa menekan biaya energi sekaligus mengurangi emisi,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa diversifikasi pemanfaatan biomassa menjadi langkah krusial untuk menjawab tantangan energi di berbagai wilayah Indonesia.

“Karena itu kita membuka branch baru melalui gasifikasi biomassa. Ini bukan hanya opsi teknis, tapi juga solusi bisnis yang lebih adaptif untuk menjawab kebutuhan energi di wilayah terpencil ,” tegasnya.

Pulau Karimun dipilih sebagai lokasi percontohan dalam proyek ini. Saat ini, fasilitas yang ada telah mampu menghasilkan listrik berbasis biomassa sebesar 1 MW dan berpotensi ditingkatkan hingga 2 hingga 5 MW.

Dari sisi operator, PT KPP melihat peluang besar sekaligus tantangan dalam transformasi ini. Direktur PT Karimun Power Plant, Arthur Palupessy, mengungkapkan bahwa peralihan dari diesel ke biomassa membutuhkan kepastian pada aspek biaya dan rantai pasok.

“Kami sudah terbiasa dengan sistem diesel yang memiliki standar biaya jelas. Tantangannya di biomassa adalah memastikan harga dan pasokan tetap stabil agar operasional tetap feasible,” kata Arthur.

Kebutuhan bahan baku pun tidak kecil. Untuk pembangkit berkapasitas 1 MW, diperlukan sekitar 35 ton biomassa setiap hari. Hal ini menuntut adanya sistem pasokan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Kalau pasokan dan harga bisa dijaga stabil, maka gasifikasi biomassa akan menjadi solusi yang sangat kompetitif dibandingkan diesel,” ungkapnya.

Dalam kerja sama ini, PLN EPI mengambil peran sebagai penggerak utama ekosistem biomassa, mulai dari pemetaan sumber daya, pembangunan fasilitas, hingga penyediaan teknologi dan distribusi energi berbasis syngas.

Tak hanya menghasilkan listrik, proyek ini juga membuka peluang ekonomi baru melalui produk turunan seperti biochar.

Ke depan, model pengembangan di Karimun diharapkan bisa direplikasi secara luas. PLN EPI menargetkan implementasi di sekitar 200 lokasi PLTD di berbagai daerah, sebagai langkah nyata menekan konsumsi solar sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih di Indonesia. (her)

Tags: Gasifikasi Biomassapln epiPT Karimun Power Plant

Berita Terkait.

Tak Sekadar Bersihkan Lahan, Pemulihan TTM WK Rokan Juga Bawa Efek Berganda
Ekonomi

Tak Sekadar Bersihkan Lahan, Pemulihan TTM WK Rokan Juga Bawa Efek Berganda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:02
Sidang Tahunan Makin Dekat, Gladi Bersih dan Rekayasa Lalu Lintas Dimatangkan
Ekonomi

Bea Cukai Dorong Pemberdayaan UMKM melalui Klinik Ekspor dan Business Matching

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:55
Pertamina NRE dan METI Perkuat Kolaborasi Energi Terbarukan di Sulawesi Utara
Ekonomi

Pertamina NRE dan METI Perkuat Kolaborasi Energi Terbarukan di Sulawesi Utara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:35
Maruarar
Ekonomi

Bakal Dihadiri Prabowo, Menteri PKP Matangkan Persiapan Danantara Housing Expo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:42
Airbus
Ekonomi

Raksasa Emirates A380 Mendarat Perdana di Soetta, Pertamina Patra Niaga Tunjukkan Kesiapan Layanan Avtur Pesawat Berbadan Besar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:02
Pelatihan
Ekonomi

Perluas Akses Pasar Pariwisata, BAKTI Komdigi dan Atourin Latih Pelaku Wisata Sumbawa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:41

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1380 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.