• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jejak Hijau di Balik Tambang Emas: Cara NHM Pulihkan Alam Gosowong

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 7 April 2026 - 20:12
in Ekonomi
nhm

Langkah nyata NHM dalam menjaga lingkungan, penanaman kembali vegetasi di area pascatambang sebagai bagian dari komitmen reklamasi. Foto: Dokumen NHM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komitmen terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab kini tak lagi sekadar jargon. Di tengah meningkatnya sorotan terhadap prinsip keberlanjutan, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menunjukkan langkah konkret melalui program reklamasi lahan pascatambang di wilayah operasionalnya.

Di kawasan Tambang Emas Gosowong, upaya memulihkan lingkungan berjalan beriringan dengan aktivitas produksi. Lahan-lahan yang sebelumnya terdampak aktivitas penambangan kini secara bertahap ditata ulang, dipulihkan, dan dihidupkan kembali melalui proses reklamasi dan revegetasi yang berkelanjutan.

BacaJuga:

Swiss-Belhotel International Luncurkan Aplikasi Mobile, Menginap Lebih Mudah dengan Banyak Benefit

Kolaborasi RI-Swiss Buka Jalan, Produk UMKM Gula Kelapa Ekspor ke Ghana

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Sejak awal operasi pada tahun 2000, NHM telah memulai program tersebut dari area Main Waste Dump Gosowong. Hingga tahun 2026, total lahan yang berhasil direklamasi mencapai 232,69 hektare sebuah capaian yang mencerminkan konsistensi jangka panjang perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara industri dan lingkungan.

Menariknya, sejumlah area yang telah direklamasi bahkan berhasil kembali ke fungsi awalnya dengan tingkat keberhasilan mencapai 100 persen. Sementara itu, area lainnya masih berada dalam tahap pemulihan, menandakan proses ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Reklamasi yang dilakukan tidak sekadar penanaman kembali. Prosesnya dimulai dari pembentukan ulang kontur lahan, penyebaran tanah pucuk, pengelolaan kualitas tanah, hingga penanaman vegetasi yang disesuaikan dengan kondisi ekosistem setempat. Pendekatan ini dirancang agar lahan tidak hanya pulih secara visual, tetapi juga kembali berfungsi secara ekologis.

Manager Health, Safety & Environmental (HSE) NHM, Widi Wijaya, mengatakan reklamasi bukan sekadar formalitas, melainkan bagian inti dari tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan.

“Reklamasi dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan, sekaligus menata, memulihkan, dan memperbaiki lahan bekas kegiatan penambangan, serta mengembalikan fungsi lahan yang terganggu sesuai peruntukannya,” ujar Widi dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026)

Dalam pelaksanaannya, NHM juga memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi yang berlaku, mulai dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, hingga Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, serta berbagai aturan turunan lainnya.

Langkah ini menjadi bukti bahwa praktik pertambangan modern tidak hanya berfokus pada eksploitasi sumber daya, tetapi juga pada upaya pemulihan dan keberlanjutan jangka panjang.

“Melalui capaian ini, NHM menegaskan praktik pertambangan yang bertanggung jawab bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan industri, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (her)

Tags: NHMNusa Halmahera Mineralsreklamasitambang emasTambang Emas Gosowong

Berita Terkait.

swissbelhotel
Ekonomi

Swiss-Belhotel International Luncurkan Aplikasi Mobile, Menginap Lebih Mudah dengan Banyak Benefit

Rabu, 22 April 2026 - 20:40
umkm
Ekonomi

Kolaborasi RI-Swiss Buka Jalan, Produk UMKM Gula Kelapa Ekspor ke Ghana

Rabu, 22 April 2026 - 20:12
sembako
Ekonomi

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 19:48
tembaga
Ekonomi

Tembaga Jadi Komoditas Strategis, Tiga Sektor Ini Diprediksi Jadi Penggerak Utama

Rabu, 22 April 2026 - 19:38
APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan
Ekonomi

APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan

Rabu, 22 April 2026 - 16:04
Robotic
Ekonomi

LEPAS Hadirkan Pendekatan Baru Mobilitas Lewat Integrasi Robotika AiMOGA

Rabu, 22 April 2026 - 14:09

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    767 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.