INDOPOSCO.ID — Indonesia-Thai Chamber of Commerce (INTCC) bekerja sama dengan Executive Global Network Thailand (EGN Thailand), Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok (KBRI Bangkok), dan Thailand E-Commerce Association (THECA) sukses menyelenggarakan forum High Level Dialogue bertajuk “Strengthening Bilateral Business Cooperation in a Changing Regional Landscape” pada 25 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Bangkok, Thailand tersebut dibuka oleh Angela Soewono selaku Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Bangkok.
Acara ini dihadiri oleh puluhan pimpinan perusahaan dari berbagai negara di Asia Tenggara, mencerminkan tingginya minat terhadap penguatan kerja sama ekonomi regional.
Dalam sambutannya, Angela menyoroti berbagai pencapaian Indonesia serta kesiapan pemerintah dalam memfasilitasi investasi dan perdagangan, baik di tingkat global maupun regional.
Ia menegaskan bahwa Indonesia terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para investor.
Dialog kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi panel yang menghadirkan empat pembicara berpengalaman di bidangnya.
Ms Kultirath Pakawachkrilers, Ketua Umum THECA menekankan bahwa perkembangan di berbagai aspek kehidupan kini tidak terlepas dari peran dunia digital.
Ia juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi digital di Thailand menunjukkan tren positif, ditandai dengan meningkatnya jumlah media online dan influencer profesional yang diperkirakan mencapai sekitar 15 persen dari total populasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Hendrawan Ardiyatman selaku Country Director Devoteam Indonesia menyampaikan bahwa ekonomi digital berpotensi menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Menurutnya, perkembangan aplikasi bisnis yang pesat telah mempermudah kolaborasi antarindividu dan pelaku usaha.
Sementara itu, Hadi Hendrawan, Chief Analyst NATARAJA menambahkan bahwa transformasi teknologi, khususnya kemajuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap bisnis dan industri.
Di sisi lain, Donny M. Yogantoro, Sekretaris Jenderal INTCC, menekankan pentingnya peningkatan kolaborasi antarnegara Asia Tenggara dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dipengaruhi dinamika geopolitik global.
Ia juga menyoroti kebutuhan energi sebagai faktor krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital.
“Pesatnya pemanfaatan teknologi AI mendorong peningkatan kebutuhan pusat data (data center), yang berdampak langsung pada lonjakan konsumsi energi,” ujarnya.
Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat sinergi dan membuka peluang kerja sama baru guna menghadapi perubahan lanskap ekonomi regional yang semakin dinamis. (aro)










