• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soal Anggaran “Pokoknya Ada” ala Seskab Teddy, Hensat: Harus Jelas dan Tepat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 30 Maret 2026 - 14:31
in Nasional
Momen Seskab Teddy Indra Wijaya mendampingi Menteri UMKM Maman Abdurrahman bertemu pelaku UMKM dalam Pesta Rakyat 2026 di Monas, Sabtu (28/3/2026). Foto: Dok. Kementerian UMKM

Momen Seskab Teddy Indra Wijaya mendampingi Menteri UMKM Maman Abdurrahman bertemu pelaku UMKM dalam Pesta Rakyat 2026 di Monas, Sabtu (28/3/2026). Foto: Dok. Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pernyataan lugas dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya soal anggaran Pesta Rakyat “pokoknya ada” ternyata memantik respons yang tak kalah menarik dari analis komunikasi politik Hendri Satrio.

Alih-alih sekadar mengomentari, pria yang akrab disapa Hensa itu justru melihat peluang besar dari prinsip tersebut, yakni sebuah pendekatan sederhana yang bisa diperluas untuk menyentuh lebih banyak lapisan masyarakat.

BacaJuga:

Luruskan RUU Perampasan Aset, Legislator: Bukan untuk Permudah Penyitaan, tapi Tegaskan Tata Kelola

Legilsator DPR Soroti RUU Kewarganegaraan: Potensi Multitafsir hingga Celah Politisasi

Akhiri Ego Sektoral, Baleg DPR Usulkan Pembentukan Badan Nasional Pusat Data dan Statistik di Bawa Presiden

“Bagus kalau buat rakyat kecil yang penting anggarannya ada. Seharusnya pemerintah sering-sering bikin acara (seperti Pesta Rakyat) ini yang melibatkan orang kecil,” kata Hensa melalui gawai, Senin (30/3/2026).

Bagi Hensa, program semacam ini bukan sekadar perayaan, melainkan instrumen sosial yang bisa meredam tekanan ekonomi. Ia membayangkan dampak yang lebih luas jika kebijakan serupa dilakukan secara konsisten dan menyasar kelas menengah hingga akar rumput.

“Diharapkan beban masyarakat itu berkurang, sehingga mereka bisa lebih menjalani hidup dengan bahagia,” ungkapnya.

Namun, di balik apresiasi tersebut, Hensa tetap menyisipkan catatan penting. Ia mengingatkan bahwa keberadaan anggaran bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan kebijakan publik.

“Apresiasi bila program kegiatan selalu ada anggarannya, tapi akan sangat baik bila penempatan alokasi anggaran juga jelas dan tepat,” tegasnya.

Pandangan ini mencerminkan kegelisahan klasik dalam pengelolaan kebijakan: antara ketersediaan dana dan efektivitas penggunaannya. Hensa menilai, tanpa arah yang jelas, anggaran berpotensi kehilangan daya ungkitnya.

Lebih jauh, founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu mendorong pemerintah untuk melangkah lebih strategis. Bantuan langsung, lanjut Hensa, perlu dilengkapi dengan pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.

“Perumpamaannya seperti ini, bukan cuma ngasih ikan doang, tapi kailnya. Perlu juga dibuat program yang mengutamakan UMKM-nya jadi lebih maju,” tuturnya.

Dalam pandangannya, semangat “pokoknya anggarannya ada” seharusnya tidak berhenti pada satu program saja. Ia mendorong agar prinsip itu menjadi fondasi bagi berbagai agenda prioritas pemerintah—mulai dari Makan Bergizi Gratis, penguatan UMKM, hingga Sekolah Rakyat.

“Dari MBG, pokoknya anggarannya ada. UMKM, pokoknya anggarannya ada. Sekolah Rakyat, pokoknya anggarannya ada. Pokoknya, kalau buat rakyat, anggarannya ada,” tutupnya.

Di tengah dinamika ekonomi yang masih menekan, pesan Hensa terasa sederhana namun mengena: anggaran memang harus ada, tetapi dampaknya harus terasa. (her)

Tags: Anggaran PemerintahHendri SatrioHensaPesta RakyatSeskab TeddyTeddy Indra WijayaUMKM

Berita Terkait.

harman
Nasional

Luruskan RUU Perampasan Aset, Legislator: Bukan untuk Permudah Penyitaan, tapi Tegaskan Tata Kelola

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:18
rieke
Nasional

Legilsator DPR Soroti RUU Kewarganegaraan: Potensi Multitafsir hingga Celah Politisasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:06
forman
Nasional

Akhiri Ego Sektoral, Baleg DPR Usulkan Pembentukan Badan Nasional Pusat Data dan Statistik di Bawa Presiden

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:55
sugeng
Nasional

Susun RUU Ketenagalistrikan, Komisi XII Kembali Serap Masukan MKI

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:44
rifqi
Nasional

Di Depan Mendagri dan MenPAN-RB, Komisi II Dorong Efisiensi Anggaran Daerah di Tengah Tekanan APBN

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:33
abdul
Nasional

Mendikdasmen: SEB Pelaksanaan Upacara Bendera Bagian Pendidikan Karakter Siswa

Selasa, 31 Maret 2026 - 02:20

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.