INDOPOSCO.ID – Saat sebagian besar aktivitas bisnis melambat karena libur Idulfitri, denyut ekspor dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) justru tetap bergeliat. PT Maesindo Indonesia berhasil mengirim 7.622 karton berisi paper bag, alat kesehatan, hingga aksesoris dan hiasan kue ke berbagai negara di beberapa benua pada periode 20-23 Maret 2026.
Pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Emas dengan total nilai devisa mencapai USD135.277,86 atau sekitar Rp2,28 miliar. Produk-produk tersebut diproduksi di fasilitas perusahaan di Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY dan dikirim ke sejumlah negara tujuan seperti Belanda, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Brunei Darussalam, hingga Amerika Serikat.
Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Imam Sarjono, mengatakan pelayanan kepabeanan tetap berjalan optimal meskipun berada dalam masa libur Lebaran.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku usaha, termasuk memastikan kelancaran proses ekspor selama periode Idulfitri,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Senin (30/3/2026).
Menurut Imam, peran Bea Cukai tidak hanya sebatas pengawasan pemuatan barang, tetapi juga memberikan asistensi menyeluruh kepada perusahaan agar seluruh persyaratan dan dokumen ekspor terpenuhi dengan baik.
“Kami melakukan pendampingan agar proses ekspor berjalan lancar dan sesuai ketentuan, sehingga pelaku usaha tetap bisa menjalankan aktivitasnya tanpa hambatan,” jelasnya.
Keberhasilan ekspor ini juga tidak lepas dari status PT Maesindo Indonesia sebagai penerima fasilitas Kawasan Berikat di Yogyakarta. Fasilitas tersebut memberikan berbagai kemudahan fiskal, seperti penangguhan bea masuk serta tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan/atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPNBM), yang berkontribusi pada efisiensi biaya produksi dan peningkatan daya saing produk di pasar global.
Imam berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya untuk terus mengembangkan pasar ekspor.
“Kami akan terus hadir memberikan dukungan penuh bagi industri berorientasi ekspor, termasuk di momentum-momentum penting seperti Idulfitri,” tegasnya.
Di tengah suasana Lebaran, aktivitas ekspor dari Bantul ini menjadi bukti bahwa roda perekonomian dan perdagangan internasional tetap berputar, membawa produk lokal menembus pasar dunia. (ipo)










