• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Dilianto - Editor Dilianto -
Jumat, 27 Maret 2026 - 02:21
in Ekonomi
Ilustrasi siswa tengah menyantap makan bergizi gratis. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi siswa tengah menyantap makan bergizi gratis. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dinilai masih sulit tercapai jika hanya mengandalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan satu juta rumah.

Pernyataan tersebut diungkapkan Koordinator Bidang Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar melalui gawai, Kamis (26/3/2026).

BacaJuga:

Kolaborasi RI–Swiss Buka Jalan, Produk UMKM Gula Kelapa Ekspor ke Ghana

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Tembaga Jadi Komoditas Strategis, Tiga Sektor Ini Diprediksi Jadi Penggerak Utama

Ia menyebut, pemerintah memproyeksikan MBG mampu menyerap sekitar 3 juta tenaga kerja, baik langsung maupun di rantai pasok. Sementara program satu juta rumah disebut dapat membuka hingga 5 juta lapangan kerja.

Data per 20 Januari 2026 menunjukkan lebih dari 21 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dengan dukungan lebih dari 73 ribu tenaga, serta ratusan ribu relawan. Jumlah itu masih akan bertambah seiring rencana penambahan ribuan SPPG baru.

Namun, capaian pertumbuhan ekonomi 2025 yang berada di kisaran 5,11 persen di bawah target 5,2 persen menjadi catatan tersendiri. Padahal, menurut Timboel, anggaran MBG sudah terealisasi lebih dari Rp51 triliun.

“Di sektor perumahan, realisasi rumah subsidi juga belum memenuhi target,” ungkapnya.

Timboel menilai, lapangan kerja yang tercipta dari kedua program tersebut mayoritas bersifat informal, sehingga belum cukup kuat mendorong daya beli dan konsumsi rumah tangga secara signifikan.

Ia mengingatkan, Indonesia pernah mencatat pertumbuhan di atas 8 persen pada era 1960-an hingga 1990-an, didorong investasi asing, ekspor komoditas, deregulasi, serta penguatan industri manufaktur. Kondisi saat ini berbeda karena sektor padat karya justru melemah dan investasi dinilai belum optimal.

“Pemerintah harus lebih fokus memperbaiki iklim investasi, menjaga pasokan energi industri, serta mendorong penciptaan lapangan kerja formal. Agar pertumbuhan ekonomi bisa menembus di atas 5 persen dan bergerak menuju 6 persen,” ujarnya.

“Target 8 persen disebut masih sangat menantang jika tanpa penggerak ekonomi yang lebih kuat,” imbuhnya. (nas)

Tags: BPJS WatchsmbgPertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait.

umkm
Ekonomi

Kolaborasi RI–Swiss Buka Jalan, Produk UMKM Gula Kelapa Ekspor ke Ghana

Rabu, 22 April 2026 - 20:12
sembako
Ekonomi

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 19:48
tembaga
Ekonomi

Tembaga Jadi Komoditas Strategis, Tiga Sektor Ini Diprediksi Jadi Penggerak Utama

Rabu, 22 April 2026 - 19:38
APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan
Ekonomi

APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan

Rabu, 22 April 2026 - 16:04
Robotic
Ekonomi

LEPAS Hadirkan Pendekatan Baru Mobilitas Lewat Integrasi Robotika AiMOGA

Rabu, 22 April 2026 - 14:09
Ekspor Perdana dari Jembrana, PT Mitra Prodin Kirim Produk Senilai Rp4 Miliar ke Amerika
Ekonomi

Ekspor Perdana dari Jembrana, PT Mitra Prodin Kirim Produk Senilai Rp4 Miliar ke Amerika

Rabu, 22 April 2026 - 13:48

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.