• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Strategi FWA dan Rekayasa Lalu Lintas Redam Kepadatan Arus Balik

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 25 Maret 2026 - 13:24
in Megapolitan
Pemudik

Ilustrasi - Suasana kedatangan pemudik di Terminal Pulo Gebang, Jakarta menunjukkan arus balik Lebaran yang lebih terdistribusi seiring penerapan kebijakan FWA. Foto: Dok. Kemenhub

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Suasana dini hari di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, tidak seperti puncak arus balik Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Alih-alih dipadati penumpang yang berdesakan, arus kedatangan justru tampak lebih teratur dan mengalir perlahan.

Momentum ini dipantau langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Keduanya juga menyambut para pemudik yang kembali dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera, termasuk peserta program mudik gratis.

BacaJuga:

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

Dudy mengungkapkan bahwa puncak arus balik tahun ini tidak terpusat pada satu waktu. Selain gelombang pertama yang terjadi pada 24-25 Maret, lonjakan diperkirakan kembali muncul pada 28-29 Maret.

Fenomena ini, menurutnya, tidak lepas dari peran kebijakan flexible working arrangement (FWA) yang memberi ruang bagi masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan secara lebih fleksibel.

“Ada masyarakat yang menggunakan FWA sebagaimana yang kita imbau, supaya mereka bisa merencanakan perjalanan dengan baik, sehingga kita juga dapat mendistribusikan pengangkutan Lebaran dengan baik,” ujar Dudy dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Indikator di lapangan menunjukkan kondisi yang lebih terkendali dibanding tahun sebelumnya.

“Bisa kita lihat dari jalan tol yang tidak terlalu padat, kemudian tadi arusnya masuk perlahan-lahan, itu menunjukkan bahwa situasi ini berjalan sudah lebih baik,” lanjutnya.

Untuk memastikan kelancaran arus balik tetap terjaga, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya adalah sistem one way nasional serta pengaturan lalu lintas di titik-titik krusial seperti rest area dengan skema buka-tutup.

Tak hanya itu, kendaraan berat bersumbu tiga juga diimbau untuk tidak beroperasi selama periode arus balik guna mengurangi potensi kepadatan.

“Selain itu, kendaraan berat sumbu tiga juga diimbau untuk tidak beroperasi selama periode arus balik,” jelasnya.

Di sisi lain, Seskab Teddy Indra Wijaya menilai pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini berjalan sesuai harapan pemerintah. Ia menyebut adanya peningkatan kualitas dalam pengelolaan arus mudik dan balik.

“Tahun ini harapan kita semua, harapan Bapak Presiden, (angkutan Lebaran) berjalan lebih baik. Dan ya alhamdulillah sejauh ini terbukti (berjalan lebih baik),” kata Teddy.

Menurut Teddy, meski mobilitas masyarakat meningkat, kondisi perjalanan tetap relatif lancar. Ia melihat adanya perbaikan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Apresiasi pun disampaikan kepada seluruh petugas yang terlibat, mulai dari operator transportasi hingga aparat di lapangan.

“Harapan kita semua, harapan pemerintah, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 ini harus lebih baik dari tahun lalu,” tambahnya.

Dengan pola pergerakan yang lebih tersebar dan dukungan kebijakan yang adaptif, arus balik Lebaran 2026 tampak menunjukkan wajah baru, lebih tertata, lebih terkendali, dan memberi pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat. (her)

Tags: Arus BalikLebaran 2026Rekayasa Lalu Lintas

Berita Terkait.

PKB
Megapolitan

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:03
Cerah
Megapolitan

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:20
Usni-Hasanudin
Megapolitan

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13
Apel
Megapolitan

Amankan Zikir Kebangsaan, Polda Metro Kerahkan 7.643 Personel Aparat Gabungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:31
pram
Megapolitan

Minta Pagar Besi Mal Dilepas, Pramono: Jangan Khawatir Berlebihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:13
pullman
Megapolitan

Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:58

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2092 shares
    Share 837 Tweet 523
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.