INDOPOSCO.ID – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyerahkan santunan uang senilai puluhan juta rupiah kepada keluarga korban kecelakaan maut di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
“Santunan uang ini sebagai bentuk kepedulian dan empati atas musibah kecelakaan di Majalengka yang mengakibatkan enam warga Karawang meninggal dunia,” kata bupati di Karawang, Rabu (25/3/2026).
Ia menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Jasa Raharja terkait peristiwa kecelakaan di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, pada Senin malam (23/3/2026).
Dari koordinasi itu diketahui, situasi kecelakaan tunggal dalam posisi plat kendaraan angkutan berwarna hitam, tidak dapat diajukan klaim oleh Jasa Raharja. Artinya, para korban dipastikan tidak mendapat bantuan atau santunan apapun dari Jasa Raharja.
Atas hal tersebut bupati memutuskan untuk memberikan santunan uang secara langsung kepada para korban meninggal dunia masing-masing sebanyak Rp50 juta.
“Santunan ini diharapkan dapat membantu meringankan, serta dapat digunakan dengan baik oleh keluarga yang ditinggalkan,” katanya.
Santunan tersebut disampaikan langsung oleh bupati saat bertakziah ke tiga titik rumah duka, di wilayah Rengasdengklok, Medangasem dan Kutawaluya.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan itu,” katanya.
Selain itu, untuk mempercepat penanganan kecelakaan, bupati berkoordinasi dengan Bupati Majalengka serta mengerahkan delapan mobil ambulans beserta tim medis ke Majalengka.
“Kami mengirim ambulans untuk menjemput para korban di Majalengka kembali ke rumah. Langkah cepat ini kami lakukan mengingat situasi masih libur Lebaran, sehingga kami berinisiatif jemput bola mempercepat layanan bagi para korban,” katanya.
Sementara itu, kecelakaan maut mobil Elf yang ditumpangi rombongan keluarga dari Karawang terjadi di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Majalengka pada Senin malam (23/3/2026).
Kepala Satlantas Polres Majalengka AKP Pandu Surya Renata sebelumnya menyampaikan kecelakaan itu bermula saat kendaraan Isuzu Elf bernomor polisi Z 7012 CN tersebut melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing.
Ia menjelaskan kendaraan tersebut diketahui membawa rombongan keluarga asal Karawang, yang sedang dalam perjalanan setelah berkunjung ke keluarga di wilayah Ciamis dan melanjutkan perjalanan ke objek wisata Pangandaran.
Saat melintasi jalan yang menurun dan menikung tajam di kawasan Blok Maniis Tonggoh, kendaraan tersebut diduga hilang kendali sehingga oleng ke sisi kanan jalan.
Mobil kemudian masuk ke dalam parit dan terguling dengan posisi roda berada di atas.
Polisi mencatat terdapat 21 orang, yang berada di dalam kendaraan tersebut saat kejadian berlangsung.
Enam orang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan yang membawa 21 penumpang itu. (ney)










