• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Eni Kucurkan Investasi Rp200 Triliun, Proyek Gas Raksasa Kaltim Siap Produksi 2028

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 19 Maret 2026 - 13:21
in Ekonomi
Bahlil

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bahlil Lahadalia (kedua dari kiri) didampingi Kepala Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto (kanan), dan dua petinggi perusahaan energi global Eni, berpose dalam sebuah kesempatan belum lama ini. Foto: Dokumen SKK Migas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepercayaan investor global terhadap sektor hulu migas Indonesia kembali mendapat penguatan. Perusahaan energi asal Italia, Eni, resmi mengambil keputusan investasi akhir atau Final Investment Decision (FID) untuk proyek gas laut dalam berskala besar di lepas pantai Kalimantan Timur (Kaltim), dengan nilai investasi mencapai lebih dari USD15 miliar.

Keputusan ini mencakup pengembangan proyek Gendalo–Gandang (South Hub) serta Geng North-Gehem (North Hub), yang hanya membutuhkan waktu 18 bulan sejak persetujuan Plan of Development (POD) pada 2024 menandai percepatan signifikan dalam pengembangan proyek migas strategis nasional.

BacaJuga:

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Penguatan Dana Murah Berbuah Manis, BRI Sukses Tekan Cost of Fund dan Perkuat Profitabilitas di Bawah Supervisi Danantara

VLCC Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Angkut 2 Juta Barel Minyak ke Indonesia

Proyek ini mengandalkan teknologi laut dalam serta integrasi infrastruktur eksisting, termasuk fasilitas Jangkrik FPU dan kilang LNG Bontang. Strategi ini dinilai mampu menekan biaya sekaligus mempercepat proses komersialisasi gas.

Pengembangan South Hub akan dilakukan di kedalaman 1.000-1.800 meter dengan pengeboran tujuh sumur produksi yang terhubung ke fasilitas Jangkrik. Sementara North Hub mencakup 16 sumur produksi di kedalaman hingga 2 ribu meter yang akan disalurkan ke fasilitas FPSO baru berkapasitas lebih dari 1 miliar kaki kubik gas per hari serta 90 ribu barel kondensat per hari.

Secara keseluruhan, kedua proyek ini menyimpan potensi sumber daya sekitar 10 triliun kaki kubik (TCF) gas dan 550 juta barel kondensat. Produksi ditargetkan mulai pada 2028 dan mencapai puncaknya pada 2029 dengan kapasitas sekitar 2 miliar kaki kubik gas per hari.

Gas yang dihasilkan akan dialirkan ke darat melalui jaringan pipa untuk memenuhi kebutuhan domestik serta mendukung produksi LNG di Bontang untuk pasar ekspor. Adapun kondensat akan diproses di fasilitas lepas pantai sebelum dikirim menggunakan kapal tanker.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto, menyatakan keputusan investasi ini menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim investasi migas Indonesia.

“Keputusan ini merupakan langkah penting untuk mendukung peningkatan produksi gas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia,” ujarnya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Djoko juga menambahkan investasi jumbo tersebut tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian, termasuk penyerapan tenaga kerja hingga ribuan orang.

Selain itu, proyek ini akan menjadi bagian dari pengembangan bisnis bersama antara Eni dan Petronas melalui pembentukan perusahaan baru (NewCo), yang ditargetkan memiliki kapasitas produksi lebih dari 500 ribu barel setara minyak per hari pada 2029.

Sejak beroperasi di Indonesia pada 2001, Eni telah menjadi salah satu produsen gas utama di kawasan Cekungan Kutai, Selat Makassar wilayah yang kini berkembang sebagai pusat produksi gas strategis nasional.

Dengan besarnya potensi dan investasi yang digelontorkan, proyek ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi pengembangan gas laut dalam Indonesia, tetapi juga mempertegas posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta energi global. (srv)

Tags: Eniindustri hulu migasProduksi GasSKK Migas

Berita Terkait.

KRI Dewa Ruci Jadi Laboratorium Terapung, Yayasan Sail Indonesia Jaya dan ITS Teken MoU Konservasi dan Pendidikan Maritim)
Ekonomi

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:02
KRI Dewa Ruci Jadi Laboratorium Terapung, Yayasan Sail Indonesia Jaya dan ITS Teken MoU Konservasi dan Pendidikan Maritim)
Ekonomi

Penguatan Dana Murah Berbuah Manis, BRI Sukses Tekan Cost of Fund dan Perkuat Profitabilitas di Bawah Supervisi Danantara

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:22
VLCC Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Angkut 2 Juta Barel Minyak ke Indonesia
Ekonomi

VLCC Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Angkut 2 Juta Barel Minyak ke Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:02
BCA Syariah Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Student Banking Tour
Ekonomi

BCA Syariah Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Student Banking Tour

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:05
Perkuat Energi Bersih, PGE Mulai Pengeboran Sumur Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3
Ekonomi

Perkuat Energi Bersih, PGE Mulai Pengeboran Sumur Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:51
Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko
Ekonomi

Beras hingga Cabai, Pemerintah Pastikan Cadangan Pangan Siap Redam Dampak El Nino

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:06

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2373 shares
    Share 949 Tweet 593
Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko
Olahraga

Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 10 Juli 2026 - 12:40

INDOPOSCO.ID - Kemenangan Timnas Prancis 2-0 dari Timnas Maroko dalam babak perempat final Piala Dunia 2026 harus dibayar mahal. Penyerang...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:46
Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Prancis vs Maroko: Penyesuaian Teknis dan Taktis Jadi Fokus Singa Atlas 

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:52
Messi

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13
Hossam-Hassan

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.