• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Volume Kendaraan Tembus 8.000, “One Way” Diberlakukan di Tol Trans Jawa

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 18 Maret 2026 - 19:08
in Headline
Dudy

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berbincang bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan saat memantau persiapan One Way Nasional di Gerbang Tol Cikampek Utama, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan rekayasa lalu lintas satu arah atau “one way” nasional di Tol Trans Jawa akan berakhir menyesuaikan kondisi arus mudik.

Menurutnya, kebijakan tersebut bersifat dinamis dan akan dievaluasi berdasarkan volume kendaraan di jalan tol.

BacaJuga:

Update Gempa NTT: 75 Orang Meninggal Dunia, Korban Luka Tembus 907

253 Ton Bantuan Sudah Bergerak, Pemerintah Percepat Distribusi ke NTT

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

“Tentu kita lihat sampai seberapa jauh bangkitan dari kendaraan yang melakukan perjalanan mudik ini,” ujar Dudy di Gerbang Tol Cikampek, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026).

Dudy menjelaskan, rekayasa lalu lintas “one way” diberlakukan karena terjadi peningkatan signifikan volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Namun, jika kondisi lalu lintas sudah kembali normal, maka sistem dua arah akan kembali diberlakukan.

Ia menyebut, pengelola jalan tol seperti Jasa Marga menggunakan parameter V/C ratio (volume capacity ratio) untuk menentukan penerapan rekayasa lalu lintas.

Saat ini, volume kendaraan disebut telah mencapai angka 8.000, sehingga perlu dilakukan “one way” untuk mengurai kepadatan.

“Apabila V/C ratio berkurang, maka rekayasa lalu lintas pun akan disesuaikan,” katanya.

Menhub juga mengimbau pemudik yang bergerak dari arah timur menuju barat untuk menggunakan jalur arteri sebagai alternatif.

Pemerintah telah menyiapkan jalur tersebut guna menjaga kelancaran perjalanan selama arus mudik berlangsung.

“One Way” Berlaku dari Cikampek hingga Kalikangkung

Sebelumnya, rekayasa lalu lintas “one way” nasional di Tol Trans Jawa resmi diberlakukan pada Rabu siang atau H-3 Lebaran.

Kebijakan ini berlaku mulai dari Km 70 Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat hingga Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah.

Pemberlakuan “one way” dimulai pukul 13.25 WIB, ditandai dengan pengibaran bendera oleh Menteri Perhubungan bersama jajaran kepolisian, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.

Dengan penerapan kebijakan ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di jalur Trans Jawa dapat berjalan lebih lancar dan terkendali. (dam)

Tags: Lebaran 2026mudikone wayTol Trans Jawa

Berita Terkait.

gempa
Headline

Update Gempa NTT: 75 Orang Meninggal Dunia, Korban Luka Tembus 907

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:32
bnpb
Headline

253 Ton Bantuan Sudah Bergerak, Pemerintah Percepat Distribusi ke NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:30
Kerusakan
Headline

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:42
Penceramah
Headline

Buron Kasus Kekerasan Seksual, Polri Upayakan Pemulangan Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:30
Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta
Headline

Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:44
Gempa M6.1 Guncang Perairan Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Headline

Gempa M6.1 Guncang Perairan Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:56

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.