• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekspor Perikanan RI Masih Kuat, tapi Rantai Pasok Terganggu Konflik Global

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 18 Maret 2026 - 15:03
in Ekonomi
Pekerja memindahkan ikan tuna kualitas ekspor di salah satu unit pengolahan ikan di kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Maluku Utara, Senin (19/1/2026). Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra/tom.

Pekerja memindahkan ikan tuna kualitas ekspor di salah satu unit pengolahan ikan di kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Maluku Utara, Senin (19/1/2026). Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra/tom.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat nilai ekspor produk perikanan Indonesia sejak awal tahun hingga pertengahan Maret 2026 mencapai 983,1 juta dolar AS atau sekitar Rp16,7 triliun.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP, Ishartini, mengatakan volume ekspor hingga 13 Maret mencapai 197.718 ton.

BacaJuga:

LinkUMKM BRI Dorong Perajin Batik Semarang Tumbuh dari Usaha Rumahan ke Pasar Internasional

Bea Cukai Perkuat Daya Saing Industri Morowali dan Eksportir Surabaya lewat Pendampingan Kepatuhan

Sektor Batu Bara Dominasi Ekspor Aceh, Bea Cukai Catat Kontribusi Devisa Rp6,98 Triliun

Nilai ekspor tersebut didasarkan pada penerbitan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) yang menjadi standar keamanan pangan bagi produk perikanan di 140 negara tujuan ekspor.

Sepuluh komoditas unggulan ekspor perikanan Indonesia meliputi udang vaname, tuna, cumi-cumi, rajungan, rumput laut, cakalang, kepiting, udang windu, ikan layur, dan gurita.

Adapun negara tujuan utama antara lain Amerika Serikat, China, Jepang, Vietnam, Thailand, Malaysia, Australia, Arab Saudi, dan Singapura.

Geopolitik Tekan Volume Ekspor

Meski nilai ekspor tetap tinggi, KKP mencatat adanya penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Volume ekspor turun sekitar 41,35 persen, sementara nilai ekspor turun 21,71 persen.

Menurut Ishartini, penurunan tersebut dipicu oleh eskalasi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Ia menjelaskan, kendala utama terletak pada terganggunya rantai pasok internasional.

Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain perubahan rute pengiriman (shipment), kenaikan biaya logistik, keterbatasan kontainer, dan terbatasnya kapal induk (mother vessel). Kondisi tersebut berdampak pada peningkatan harga produk di pasar.

Permintaan Masih Stabil, KKP Perkuat Pasar Domestik

Meski menghadapi tantangan, permintaan produk perikanan Indonesia dinilai masih relatif stabil.

Hal ini terlihat dari permohonan penerbitan SMKHP yang terus berjalan.

Untuk menjaga stabilitas perdagangan, KKP berupaya mendorong peningkatan penyerapan produk perikanan di pasar domestik.

Selain itu, komunikasi intensif juga dilakukan dengan negara mitra dan pelaku usaha untuk mengantisipasi dampak dinamika global.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap sektor perikanan tetap menjadi salah satu penopang penting perekonomian nasional di tengah tekanan global. (dam)

Tags: ekspor perikanan IndonesiaKementerian Kelautan dan PerikananKKP

Berita Terkait.

bri
Ekonomi

LinkUMKM BRI Dorong Perajin Batik Semarang Tumbuh dari Usaha Rumahan ke Pasar Internasional

Senin, 15 Juni 2026 - 18:08
bcc
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Daya Saing Industri Morowali dan Eksportir Surabaya lewat Pendampingan Kepatuhan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:47
bc
Ekonomi

Sektor Batu Bara Dominasi Ekspor Aceh, Bea Cukai Catat Kontribusi Devisa Rp6,98 Triliun

Senin, 15 Juni 2026 - 15:24
Hokkop Situngkir
Ekonomi

PLN EPI Siapkan Ekosistem Biomethane, POME Disulap Jadi Bahan Bakar Pembangkit

Senin, 15 Juni 2026 - 15:09
Prabowo
Ekonomi

Kepercayaan Investor Global Menguat, Prabowo Instruksikan Publikasi Data Investasi Nasional

Senin, 15 Juni 2026 - 12:10
RUPST PHE
Ekonomi

Strategi Eksplorasi Agresif Berbuah Manis, PHE Bukukan Penemuan Sumber Daya Jumbo

Senin, 15 Juni 2026 - 11:09

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6365 shares
    Share 2546 Tweet 1591
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1688 shares
    Share 675 Tweet 422
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.