INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) kembali menunjukkan perannya sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional, terutama menjelang lonjakan kebutuhan bahan bakar saat arus mudik dan libur Idulfitri 1447 H. Perusahaan ini memegang kendali penuh, mulai dari mengolah minyak mentah hingga memastikan distribusi BBM dan produk non-BBM sampai ke tangan masyarakat.
Untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks, PPN terus berinovasi dalam sistem operasionalnya. Salah satu terobosan yang kini menjadi sorotan adalah penerapan sistem Block Mode, yang telah mulai dijalankan di Kilang Cilacap sejak Mei 2024.
Direktur Operasi Kilang PPN, Didik Bahagia, menjelaskan bahwa Block Mode merupakan pendekatan baru dalam pengoperasian kilang yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi dalam mengolah berbagai jenis minyak mentah. Sistem ini juga mampu mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber impor sekaligus mendorong efisiensi produksi.
“Inovasi ini merupakah cara Kilang yang dikelola oleh PPN terus beradaptasi dengan kondisi pasokan minyak mentah serta memastikan kilang tetap relevan dengan zaman,” ujar Didik dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Lebih jauh, Didik menilai inovasi ini sebagai langkah penting dalam perjalanan transformasi kilang menuju sistem operasi yang lebih responsif terhadap perubahan dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Block Mode sekaligus menjadi upaya PPN dalam menjaga stabilitas pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta meningkatkan efisiensi pengolahan minyak mentah di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif,” imbuhnya.
Dengan sistem baru ini, efisiensi pengolahan minyak mentah meningkat signifikan sehingga biaya produksi dapat ditekan. Tak hanya itu, Block Mode juga memperkuat ketahanan energi nasional dengan mengurangi ketergantungan pada satu wilayah pemasok, sehingga potensi gangguan distribusi dapat diminimalkan.
Kondisi ini membuat PPN semakin siap menghadapi lonjakan konsumsi BBM selama periode mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Didik memastikan bahwa melalui sistem ini, kilang mampu menjaga ketersediaan stok BBM tetap aman, dengan operasional yang berjalan tanpa henti selama 24 jam.
“Inovasi Block Mode menjadi bukti nyata bahwa PPN mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan kebutuhan pasar. Menjelang mudik Lebaran 2026, masyarakat dapat lebih tenang karena pasokan BBM berada dalam kendali yang kuat,” jelas Didik.
Selain Block Mode, PPN juga mengandalkan strategi lain berupa pengolahan cocktail crude untuk menjaga keandalan produksi selama periode peningkatan kebutuhan energi. Metode ini dilakukan dengan mencampur beberapa jenis minyak mentah guna meningkatkan fleksibilitas sekaligus efisiensi operasional.
“Cocktail Crude dan Block Mode adalah dua hal yang saling melengkapi. Keduanya berujung pada satu hal, yakni ketahanan energi di Indonesia. Dan PPN bangga bisa menjadi yang terdepan dalam inovasi ini,” tutupnya. (her)










