• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Produksi Minyak Limau Field Melonjak, Zona 4 Tancap Gas Awal 2026

Dilianto - Editor Dilianto -
Selasa, 17 Maret 2026 - 12:37
in Ekonomi
pertamina

Pekerja melakukan pengecekan fasilitas produksi di Limau Field, mendukung peningkatan produksi minyak PEP Zona 4 yang mencapai 5.102 BOPD pada Februari 2026. Foto: Dokumen Pertamina EP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kinerja PT Pertamina EP melalui unit PEP Zona 4 kembali mencuri perhatian. Lapangan Limau Field menunjukkan lonjakan produksi minyak dalam periode satu bulan terakhir, menandai awal tahun 2026 dengan capaian positif.

Lonjakan ini terlihat dari data terbaru. Pada 27 Februari 2026, produksi minyak mencapai 5.102 barel per hari (BOPD), naik jauh dibandingkan 16 Januari 2026 yang masih berada di angka 3.658 BOPD. Peningkatan ini menjadi penopang utama performa produksi di wilayah Zona 4.

BacaJuga:

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

“Peningkatan produksi Limau Field adalah hasil konsistensi PEP Zona 4 dalam upaya mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Tentunya catatan baik ini mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional,” kata Djudjuwanto dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak lepas dari disiplin operasional yang terus dijaga. Selain mengejar target produksi, perusahaan juga memastikan standar keselamatan tetap menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas.

“Di tengah upaya peningkatan produksi, kami tetap menempatkan keselamatan kerja dan operasional sebagai prioritas utama. Kami juga mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan dan pemerintah daerah sehingga kegiatan operasional dapat berjalan lancar dan kondusif,” jelasnya.

Dari sisi teknis, kontribusi peningkatan produksi datang dari beberapa pekerjaan strategis. Reza Nur Ardianto mengungkapkan bahwa dalam sebulan terakhir, ada tiga sumur yang menjadi penopang utama.

“Pengeboran sumur tersebut dimulai sejak 22 Januari 2026. Sumur ini menunjukkan kapasitas produksi minyak 554 BOPD pada uji alir awal, yakni pada 16 Februari 2026 lalu,” ujar Reza.

Selain pengeboran sumur baru di Struktur Tanjung Miring Barat, langkah optimalisasi juga dilakukan melalui intervensi sumur di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Hasilnya, sumur BEL-053 yang sebelumnya memiliki produksi terbatas kini mampu menghasilkan hingga 650 BOPD, setelah menjalani proses well intervention selama 13 hari pada 8–21 Februari 2026. (her)

Tags: Minyak Limau FieldPengeboran MinyakPT Pertamina

Berita Terkait.

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kemenkeu Diperkuat, Purbaya Titip 3 Prinsip Kunci

Rabu, 22 April 2026 - 03:03
Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi
Ekonomi

Kejar Standar OECD dan Ciptakan Lapangan Kerja, Pemerintah Pangkas Regulasi Investasi

Rabu, 22 April 2026 - 02:48
Beras
Ekonomi

Tolak Swasembada Pangan di Tengah Fakta Surplus, IRRI: Itu Bukan Kritik Tapi Penyesatan

Selasa, 21 April 2026 - 18:38
Workshop
Ekonomi

Antisipasi Risiko Sejak Dini, PDC Bangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:27
Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20
Ekonomi

Kolaborasi Indonesia-Jepang, Bioetanol Lampung Bidik E10 hingga E20

Selasa, 21 April 2026 - 17:07
Tring
Ekonomi

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.