• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Transparansi Diperkuat, LPS Kelola Dana Syariah Terpisah dari Konvensional

LPS Pisahkan Dana Konvensional dan Syariah, Nasabah Dijamin Lebih Tenang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 15 Maret 2026 - 12:57
in Ekonomi
bankjakt

Direktur Group Hubungan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Nur Budiantoro didampingi Koordinator Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KJEJ) Windarto (kiri) saat memberikan santunan kepada anak Yatim usai acara Workshop Literasi Keuangan dan Berbuka Puasa Bersama Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KJEJ), Sabtu (14/3/2026). Foto: Dokumen KJEJ

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nasabah bank syariah kini mendapat jaminan lebih kuat bahwa dana mereka dikelola sesuai prinsip syariah. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi memisahkan pencatatan dan laporan keuangan antara sistem konvensional dan syariah, mulai dari sumber premi hingga pembayaran klaim penjaminan. Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting untuk memperkuat transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri perbankan syariah.

Direktur Group Hubungan Lembaga LPS, Nur Budiantoro, mengatakan pemisahan tersebut mencakup seluruh siklus pengelolaan dana. Premi dari bank syariah akan dikelola dalam portofolio syariah dan ditempatkan pada instrumen yang sesuai prinsip syariah, begitu pula dengan penggunaan dananya saat membayar klaim.

BacaJuga:

Target Ekonomi 6,5 Persen Dikejar, DPD Ingatkan Jangan Tinggalkan Daerah

PDC Gaungkan Pentingnya Kesehatan Pekerja untuk Jaga Keselamatan dan Bisnis Berkelanjutan

Mendag: Jangan Cuma Jualan, Waralaba Lokal Ditantang Berani Berinovasi

“Tahun ini LPS memisahkan laporan keuangan dan akuntansi antara konvensional dan syariah. Ini upaya untuk memberikan kepercayaan kepada nasabah, terutama dalam pengalaman perbankan syariah,” ujarnya dalam Workshop Literasi Keuangan dan Buka Puasa Bersama Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KJEJ), Sabtu (14/3/2026).

Selama ini LPS menjamin simpanan nasabah di seluruh bank di Indonesia, baik konvensional maupun syariah. Namun, nasabah bank syariah kerap menuntut agar dana klaim yang diterima tidak bercampur dengan sistem berbasis bunga.

Dengan skema baru, klaim nasabah bank syariah -termasuk Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)- akan dibayar menggunakan dana yang berasal dari premi bank syariah sendiri. Hal ini memastikan seluruh proses tetap sejalan dengan prinsip syariah.

“Nasabah wajar menuntut uang yang diterima murni syariah dan tidak tercampur. Karena itu akuntansi antara konvensional dan syariah dipisahkan,” kata Budiantoro.

Meski sistemnya dipisah, mekanisme penjaminan tetap mengacu pada ketentuan umum LPS. Untuk memperoleh pembayaran klaim, simpanan nasabah harus memenuhi syarat 3T: tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan, serta tidak terlibat tindak pidana yang merugikan bank.

Khusus bank syariah, ketentuan bunga tidak berlaku karena sistemnya menggunakan prinsip bagi hasil.

Saat ini, LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, mencakup giro, tabungan, dan deposito, baik di bank konvensional maupun syariah dengan akad wadiah atau mudharabah.

Industri Syariah Tumbuh Pesat

Langkah pemisahan ini juga sejalan dengan pesatnya perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Konsolidasi perbankan melalui merger sejumlah bank syariah mendorong peningkatan aset industri secara signifikan.

Di pasar modal, kinerja saham syariah juga menunjukkan tren positif. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat tumbuh 43,11 persen sepanjang 2025, melampaui kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 22,13 persen.

Ketua Klub Jurnalis Ekonomi Jakarta (KJEJ) Windarto, menilai kegiatan literasi keuangan seperti ini penting agar jurnalis dapat menyampaikan informasi ekonomi syariah secara akurat kepada publik.

Workshop tersebut juga diisi dengan santunan anak yatim, menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum tidak hanya untuk edukasi keuangan, tetapi juga berbagi kepedulian sosial.

Dengan kebijakan baru ini, LPS berharap kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah semakin meningkat, sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional di tengah pertumbuhan industri syariah yang kian pesat.

Kegiatan ini didukung Le Minerale, PAM Jaya, BGR Logistics, Lembaga Penjamin Simpanan, Bank Jakarta, Food Station, dan Pasar Jaya. (rmn)

Tags: Dana SyariahKJEJLiterasi KeuanganLPS

Berita Terkait.

Target Ekonomi 6,5 Persen Dikejar, DPD Ingatkan Jangan Tinggalkan Daerah
Ekonomi

Target Ekonomi 6,5 Persen Dikejar, DPD Ingatkan Jangan Tinggalkan Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 22:02
PDC Gaungkan Pentingnya Kesehatan Pekerja untuk Jaga Keselamatan dan Bisnis Berkelanjutan
Ekonomi

PDC Gaungkan Pentingnya Kesehatan Pekerja untuk Jaga Keselamatan dan Bisnis Berkelanjutan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:33
budi
Ekonomi

Mendag: Jangan Cuma Jualan, Waralaba Lokal Ditantang Berani Berinovasi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:08
said
Ekonomi

Banggar DPR Setujui Arah RAPBN 2027, Fokus Jaga Daya Beli dan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 22 Juni 2026 - 17:17
bc2
Ekonomi

Capai Rp123,8 Triliun, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tumbuh Positif 0,7 Persen hingga Akhir Mei 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 17:07
bc
Ekonomi

Waspada Modus Penipuan Ini, Pelaku Ubah Data pada Dokumen Asli Bea Cukai

Senin, 22 Juni 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana
Olahraga

Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana

Editor Laurens Dami
Senin, 22 Juni 2026 - 23:00

INDOPOSCO.ID - Timnas Inggris akan menghadapi Timnas Ghana dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette pada...

SelengkapnyaDetails
fifa

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.