• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Lebih dari 10 Ribu Mahasiswa Diterjunkan Kemdiktisaintek Bantu Pemberdayaan Masyarakat di Sumatera

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:21
in Nasional
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman saat dialog di Jakarta (2 dari kiri). Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman saat dialog di Jakarta (2 dari kiri). Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengirim lebih dari 10 ribu mahasiswa ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera untuk membantu program pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pemulihan ekonomi daerah.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman, mengatakan para mahasiswa tersebut diterjunkan agar inovasi dan teknologi yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

BacaJuga:

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

“Sebanyak 10.090 mahasiswa kami kirim ke berbagai daerah di Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini bertujuan menerapkan sains serta teknologi tepat guna agar inovasi dari kampus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Fauzan kepada INDOPOSCO, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, kegiatan mahasiswa di lapangan tidak hanya sebatas memperkenalkan teknologi, tetapi juga berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat di berbagai sektor. Bidang yang menjadi fokus antara lain ketahanan pangan, kesehatan, dukungan psikososial, hingga pengembangan energi, termasuk energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya.

Fauzan menjelaskan wilayah yang menjadi lokasi program saat ini sedang memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Karena itu, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, baik melalui penguatan ekonomi hijau, ekonomi pesisir, maupun pengembangan ekonomi kreatif.

Dari total mahasiswa yang diterjunkan, sekitar 5.040 orang ditempatkan di Provinsi Aceh, sementara masing-masing sekitar 2.500 mahasiswa bertugas di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Di Aceh, jumlah mahasiswa terbanyak berada di Kabupaten Pidie, dengan sekitar 1.620 orang.

Mahasiswa yang terlibat menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari hingga terlibat dalam kegiatan berbasis ilmiah, seperti mendukung layanan di rumah sakit daerah dan membantu proses pembelajaran di sekolah terdampak.

Selain itu, para mahasiswa juga berkontribusi dalam berbagai program strategis, seperti penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi, peningkatan kesehatan masyarakat, pengembangan energi, penguatan sistem komunikasi, pembangunan infrastruktur sederhana, pendidikan darurat, hingga pengelolaan manajemen bencana.

Di luar program pengabdian masyarakat di Sumatera, Kemendiktisaintek juga mengembangkan inisiatif riset di wilayah lain. Salah satunya melalui pembentukan konsorsium perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur yang melibatkan 13 kampus, termasuk Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang. Program ini bertujuan mencari solusi nyata untuk persoalan kemiskinan ekstrem dan stunting.

Evaluasi awal menunjukkan sejumlah hasil positif dari program tersebut. Di Kabupaten Nagakeo, misalnya, produktivitas padi meningkat hingga 8,4 ton per hektare, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di kisaran 6 ton per hektare. Produksi jagung di wilayah tersebut juga meningkat hingga sekitar 6 ton per hektare.

Kemendiktisaintek juga terus mendorong pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi dan edukasi masyarakat. Fauzan menyebutkan sekitar 40–50 persen sampah di Indonesia merupakan sampah organik yang sebenarnya dapat diolah kembali menjadi kompos atau produk lain apabila dipilah sejak dari sumbernya.

“Pemilahan sampah menjadi langkah penting agar sampah organik bisa dimanfaatkan kembali dan tidak semuanya berakhir di tempat pembuangan akhir,” ujarnya. (nas)

Tags: KemendiktisaintekMahasiswa MengabdiPemberdayaan Masyarakat

Berita Terkait.

dasco
Nasional

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 22:12
pelajar
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Rabu, 9 September 2026 - 20:02
kasal
Nasional

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Rabu, 9 September 2026 - 19:29
p2mi
Nasional

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09
Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G: Skor Matematika Justru Turun 

Rabu, 9 September 2026 - 14:30
Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 
Nasional

Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 

Rabu, 9 September 2026 - 14:15

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.