INDOPOSCO.ID – Di tengah ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, ribuan pekerja sektor energi tetap berjibaku di lapangan menjaga pasokan migas nasional. PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memastikan seluruh operasi pengeboran tetap berjalan normal dengan mengerahkan lebih dari 3 ribu perwira yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Perusahaan jasa pengeboran milik Pertamina Group ini menegaskan bahwa momentum Ramadan tidak mengurangi komitmen dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui operasi yang andal dan selamat.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan aktivitas pengeboran tetap berlangsung seperti biasa, baik di darat maupun lepas pantai.
“Selama bulan puasa, seluruh kegiatan pengeboran tetap berjalan normal. Namun, saya mengingatkan seluruh perwira untuk tetap mengutamakan faktor keselamatan, meskipun dalam kondisi berpuasa,” ujarnya, dikutip Jumat (13/3/2026).
Menurut Avep, aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) menjadi perhatian khusus selama Ramadan karena perubahan pola makan dan istirahat dapat memengaruhi kondisi fisik pekerja di lapangan.
Ia menekankan pentingnya budaya saling peduli antarpekerja untuk mencegah kecelakaan kerja.
“Kita harus saling mengingatkan dan peduli kepada teman kerja. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” jelas Avep.
Pertamina Drilling juga mendorong penerapan Stop Work Authority (SWA), yakni kewenangan setiap pekerja untuk menghentikan pekerjaan jika ditemukan kondisi tidak aman.
Kebijakan ini sejalan dengan arahan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, yang menekankan penguatan budaya keselamatan di seluruh lini operasi Pertamina Group.
“Jika ada kondisi yang tidak aman, jangan ragu untuk menghentikan pekerjaan. Tidak ada target produksi yang lebih penting daripada keselamatan,” tegas Avep.
Saat ini Pertamina Drilling mengoperasikan 37 unit rig dengan kru lebih dari 3.000 orang yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Operasi tersebut mencakup kegiatan pengeboran onshore dan offshore yang menjadi bagian penting dari eksplorasi dan produksi hulu migas nasional.
Dengan cakupan kerja yang luas, Pertamina Drilling memegang peran strategis sebagai tulang punggung jasa pengeboran nasional, terutama dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi di tengah tantangan global.
Avep juga mengajak seluruh pekerja menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat spiritualitas sekaligus semangat pengabdian kepada bangsa.
“Jadikan puasa ini sebagai energi positif untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi negeri,” tuturnya. (srv)










