• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Permintaan Gas Diprediksi Naik, PGN Targetkan Niaga 877 BBTUD di 2026

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 13 Maret 2026 - 13:29
in Ekonomi
Perwira

Seorang perwira PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengoperasikan katup pada fasilitas pipa gas sebagai bagian dari pengendalian distribusi energi untuk memastikan pasokan tetap aman dan andal. Foto: Dokumen PGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kebutuhan gas bumi nasional diproyeksikan terus meningkat seiring pulihnya aktivitas industri dan ekspansi kawasan ekonomi. PGN menargetkan volume niaga gas sebesar 877 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD) pada 2026, atau tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Target tersebut didorong oleh optimisme permintaan dari kawasan industri dan pelanggan baru, terutama di Jawa Timur dan Jawa Tengah, sekaligus menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat ketahanan energi dan mendukung transisi energi nasional.

BacaJuga:

Swiss-Belhotel International Luncurkan Aplikasi Mobile, Menginap Lebih Mudah dengan Banyak Benefit

Kolaborasi RI-Swiss Buka Jalan, Produk UMKM Gula Kelapa Ekspor ke Ghana

Menkop dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Membahas Pengembangan Koperasi Sektor Produksi

Corporate Secretary PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Fajriyah Usman, menyatakan penguatan operasional menjadi fokus utama perusahaan tahun ini.

“Fokus PGN di tahun 2026 adalah penguatan operasional sebagai investasi jangka panjang untuk menjamin keandalan layanan kepada pelanggan,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Jumat (13/3/2026).

Fajriyah menambahkan, PGN juga berkomitmen memperluas akses gas bumi ke berbagai sektor masyarakat dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

Untuk mengejar target tersebut, PGN mempercepat sejumlah proyek strategis, baik berbasis pipa maupun non-pipa. Pengembangan infrastruktur transmisi, distribusi, dan regasifikasi menjadi prioritas utama.

Beberapa proyek yang tengah berjalan antara lain pembangunan Pipa Cikampek–Plumpang, penambahan jalur distribusi Sei Mangkei, pengembangan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG, serta ekspansi layanan ke pelanggan industri dan komersial baru.

Selain itu, PGN juga memperluas layanan melalui skema beyond pipeline seperti CNG cylinder, LNG hub retail, trucking LNG, hingga tangki Vertical Gas Liquid (VGL).

PGN turut mengakselerasi pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Sumatera dan Jawa guna memperluas akses energi bersih yang lebih terjangkau.

Di sektor LNG, perusahaan mengoptimalkan fasilitas Hub & Storage Arun serta merencanakan ekspansi ke wilayah Indonesia timur, terutama untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pasokan energi yang andal di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa.

Sejalan dengan agenda transisi energi, PGN juga melanjutkan pengembangan bisnis energi hijau melalui produk gas rendah emisi, seperti biomethane dan turunan gas lainnya.

“Dalam pelaksanaan pengembangan proyek strategis 2026, PGN berupaya optimal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun perusahaan,” kata Fajriyah.

Dengan kombinasi ekspansi infrastruktur, inovasi distribusi, dan pengembangan energi bersih, PGN berharap dapat memperkuat posisinya sebagai tulang punggung distribusi gas nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (srv)

Tags: gas bumiKetahanan EnergiPGNTransisi Energi

Berita Terkait.

swissbelhotel
Ekonomi

Swiss-Belhotel International Luncurkan Aplikasi Mobile, Menginap Lebih Mudah dengan Banyak Benefit

Rabu, 22 April 2026 - 20:40
umkm
Ekonomi

Kolaborasi RI-Swiss Buka Jalan, Produk UMKM Gula Kelapa Ekspor ke Ghana

Rabu, 22 April 2026 - 20:12
menkop
Ekonomi

Menkop dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Membahas Pengembangan Koperasi Sektor Produksi

Rabu, 22 April 2026 - 19:55
sembako
Ekonomi

Sembako dan Edukasi Energi, Jurus Pertamina Perkuat Keluarga Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 19:48
tembaga
Ekonomi

Tembaga Jadi Komoditas Strategis, 3 Sektor Ini Diprediksi Jadi Penggerak Utama

Rabu, 22 April 2026 - 19:38
APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan
Ekonomi

APBN Bukan Andalan Tunggal, Pemerintah Ajak Swasta Jadi Motor Pertumbuhan

Rabu, 22 April 2026 - 16:04

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1275 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.