• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kolaborasi Global Diperkuat, Bapanas Serius Tangani Susut dan Sisa Pangan

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 13 Maret 2026 - 12:38
in Nasional
Sisa-Makanan

Ilustrasi sisa bahan makanan. Foto: ANTARA Jatim/HO-CHN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus memperluas langkah strategis untuk menekan pemborosan pangan di Indonesia. Melalui berbagai kolaborasi lintas sektor, lembaga ini berupaya mengoptimalkan penyelamatan pangan sebagai bagian dari upaya mengurangi susut dan sisa pangan (SSP), sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng beragam pemangku kepentingan, baik dari dalam negeri maupun mitra internasional. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat gerakan penyelamatan pangan di berbagai lini, sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pengelolaan pangan yang lebih bertanggung jawab.

BacaJuga:

Apresiasi Imbauan BKN soal TPP ASN, Komisi II: Kesejahteraan Harus Berbanding Lurus dengan Kinerja

Buka Raker APPSI, Wamendagri Bima Minta Gubernur Perkuat Koordinasi, Integritas, dan Kepemimpinan Daerah

Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus Papua Jadi Prioritas

Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi Stop Boros Pangan (SBP) yang diikuti para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah tengah yang meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur yang digelar pada Kamis (12/3/2026), Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, yang membacakan sambutan Sekretaris Utama Bapanas, mengatakan pengelolaan susut dan sisa pangan merupakan bagian penting dalam membangun sistem pangan nasional yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berkeadilan.

“Secara global, berdasarkan data FAO tahun 2011, sekitar sepertiga pangan yang diproduksi atau sekitar 1,3 miliar ton terbuang setiap tahun. Sementara di Indonesia, data Bappenas tahun 2021 mencatat timbulan susut dan sisa pangan mencapai 23 hingga 48 juta ton per tahun,” ujar Nita.

Angka tersebut setara dengan sekitar 115 hingga 184 kg pangan terbuang per orang setiap tahunnya. Padahal, jika makanan yang terbuang tersebut dapat dimanfaatkan kembali, jumlahnya berpotensi memberi makan sekitar 61 hingga 125 juta orang atau sekitar 29 hingga 47 persen dari total populasi Indonesia.

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor pangan, tetapi juga lingkungan dan ekonomi. “Dari sisi lingkungan, susut dan sisa pangan berkontribusi sekitar 7,29 persen terhadap emisi gas rumah kaca. Sementara secara ekonomi, kerugian akibat kehilangan pangan diperkirakan mencapai Rp213 triliun hingga Rp551 triliun per tahun,” kata Nita.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bapanas memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kedutaan Besar Denmark serta Badan Gizi Nasional melalui program Strategic Sector Cooperation (SSC) on Food Loss and Waste.

Salah satu hasil kolaborasi tersebut adalah penyusunan Buku Saku Pencegahan Sisa Pangan di SPPG. Buku ini disiapkan sebagai panduan praktis bagi pengelola Program Makan Bergizi Gratis agar mampu mengelola pangan secara lebih efisien sekaligus meminimalkan potensi pemborosan.

Menurut Nita, pengelolaan susut dan sisa pangan juga telah ditetapkan sebagai salah satu kegiatan prioritas dalam Program Ekosistem Ekonomi Sirkular pada Prioritas Nasional (PN) 2, dengan target penyelamatan pangan sebesar 3–5 persen setiap tahun.

“Dukungan terhadap pengelolaan sisa pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis juga diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG. Dalam regulasi tersebut, Badan Pangan Nasional mendapat mandat untuk menangani sisa pangan melalui Gerakan Selamatkan Pangan (GSP)” tambahnya.

Melalui bimbingan teknis ini, para pengelola SPPG juga diperkenalkan dengan mekanisme pencegahan sisa pangan melalui platform digital Stop Boros Pangan. Sistem tersebut memungkinkan pelaporan pangan berlebih yang masih layak konsumsi melalui laman sbp.badanpangan.go.id.

Melalui mekanisme tersebut, pangan berlebih yang masih aman dikonsumsi dapat disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dapat dilakukan secara mandiri oleh SPPG maupun sekolah, atau melalui kerja sama dengan bank pangan dan komunitas yang bergerak dalam gerakan penyelamatan pangan. (her)

Tags: BapanasmbgSusut dan Sisa Pangan

Berita Terkait.

aher
Nasional

Apresiasi Imbauan BKN soal TPP ASN, Komisi II: Kesejahteraan Harus Berbanding Lurus dengan Kinerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:08
arya
Nasional

Buka Raker APPSI, Wamendagri Bima Minta Gubernur Perkuat Koordinasi, Integritas, dan Kepemimpinan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:47
haluk
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus Papua Jadi Prioritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37
ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dampingi Wamen PU Tinjau Infrastruktur Strategis di Papua Selatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:27
wiyagus
Nasional

Di KPPD Lemhannas, Wamendagri Wiyagus Ajak Kepala Daerah Bangun Kemitraan Strategis

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:17
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Ruang Berbagi dan Mencari Inspirasi bagi Kepala Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:55

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12370 shares
    Share 4948 Tweet 3093
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2738 shares
    Share 1095 Tweet 685
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1527 shares
    Share 611 Tweet 382
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1271 shares
    Share 508 Tweet 318
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.