• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenko PMK Koordinasikan Perumusan Isu Strategis Warisan Budaya dan Alam Indonesia 2026

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:29
in Nasional
pmk

Koordinasikan Perumusan Isu Strategis Warisan Budaya dan Alam Indonesia 2026/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, memimpin Rapat Koordinasi Perumusan Isu Strategis Warisan Budaya dan Alam Indonesia 2026 di Jakarta, pada Selasa (10/3/2026).

Warsito menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam pengelolaan, pelestarian, serta pemanfaatan warisan budaya dan alam Indonesia secara berkelanjutan.

BacaJuga:

Hari Kartini 2026, Ketua DPR RI: Perempuan Penentu Arah Bangsa, Bukan Sekadar Pelengkap

Momentum Hari Bumi 2026, SCG Tunjukkan Aksi Nyata ESG dan Komitmen Net Zero 2050

Kemitraan LAN dan MGG Academy, Pemerintah: Fokus Cetak Generasi Pemimpin Publik

“Warisan budaya dan alam bukan hanya objek pelestarian, tetapi juga merupakan pilar jati diri bangsa, instrumen diplomasi budaya, sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Karena itu pengelolaannya memerlukan koordinasi lintas sektor yang kuat,” ujar Warsito.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi ini menjadi forum strategis untuk merumuskan dan menetapkan isu strategis nasional warisan budaya dan alam tahun 2026, sekaligus mengidentifikasi berbagai permasalahan lintas sektor yang memerlukan penanganan bersama.

Selain itu, pertemuan tersebut juga diarahkan untuk menyepakati langkah intervensi kebijakan secara komprehensif dari hulu hingga hilir, termasuk penguatan kerangka regulasi serta penegasan pembagian peran dan penetapan lead sector antar kementerian dan lembaga.

Warsito menambahkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan warisan budaya dan alam yang sangat besar dan bernilai tinggi di tingkat global. Kekayaan tersebut meliputi berbagai situs warisan dunia, warisan budaya takbenda, kekayaan intelektual komunal, serta kawasan konservasi dengan nilai universal luar biasa (Outstanding Universal Value).

Menurutnya, pengelolaan warisan budaya dan alam saat ini menghadapi sejumlah dinamika strategis yang memerlukan koordinasi kebijakan lintas sektor. Salah satunya adalah isu pemanfaatan energi panas bumi di kawasan yang memiliki status warisan dunia.

“Isu panas bumi di kawasan warisan dunia menunjukkan kompleksitas koordinasi antara kepentingan pelindungan lingkungan dan kepentingan strategis nasional, khususnya dalam pengembangan energi bersih dan ketahanan energi,” kata Warsito.

Selain itu, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap potensi dampak bencana alam terhadap keberlanjutan warisan budaya dan alam, sehingga diperlukan penguatan sistem mitigasi serta perlindungan kawasan warisan secara terpadu.

Sebagai penutup rapat tersebut, Warsito juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi dan tata kelola lintas sektor dalam pengelolaan warisan budaya dan alam ke depan.

Ia menjelaskan bahwa institusi yang terlibat dalam Tim Koordinasi Nasional memiliki tanggung jawab bersama untuk menghasilkan model monitoring dan tata kelola program yang lebih terintegrasi.

“Hal ini sejalan dengan perhatian Presiden serta berbagai pemangku kepentingan terhadap penguatan tata kelola program dan penggunaan anggaran. Karena itu koordinasi lintas kementerian dan lembaga perlu dilakukan secara berkala, misalnya setiap enam bulan,” ujarnya.

Selain itu, Warsito mendorong agar kementerian dan lembaga dapat memasukkan usulan program ke dalam dokumen atau proposal program yang akan disusun oleh sekretariat tim koordinasi. Dokumen tersebut nantinya akan dilengkapi dengan kerangka program yang jelas, termasuk penentuan prioritas pelaksanaan program pada setiap tahun.

Menurutnya, kerangka tersebut akan menjadi dasar penyusunan roadmap program pengelolaan informasi dan penguatan koordinasi lintas sektor pada periode perencanaan mendatang.

Untuk merespons berbagai isu strategis yang berkembang, pemerintah juga berencana menyiapkan platform koordinasi khusus yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan membahas berbagai persoalan prioritas secara lintas sektor.

Platform tersebut bukan dimaksudkan untuk menggantikan tugas teknis kementerian dan lembaga, tetapi menjadi ruang koordinasi untuk menangani isu-isu strategis yang membutuhkan penanganan bersama.

Sebagai contoh, beberapa isu yang memerlukan perhatian bersama antara lain terkait dengan pengelolaan dan perlindungan warisan alam, yang melibatkan berbagai kementerian seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Dalam Negeri.

“Hal ini penting karena pada akhirnya pemerintah akan mengusulkan berbagai warisan alam dan budaya tersebut secara terintegrasi kepada lembaga internasional, termasuk UNESCO,” kata Warsito. (ney)

Tags: Alam IndonesiaKemenko PMKwarisan budaya

Berita Terkait.

Hari Kartini 2026, Ketua DPR RI: Perempuan Penentu Arah Bangsa, Bukan Sekadar Pelengkap
Nasional

Hari Kartini 2026, Ketua DPR RI: Perempuan Penentu Arah Bangsa, Bukan Sekadar Pelengkap

Selasa, 21 April 2026 - 20:16
Momentum Hari Bumi 2026, SCG Tunjukkan Aksi Nyata ESG dan Komitmen Net Zero 2050
Nasional

Momentum Hari Bumi 2026, SCG Tunjukkan Aksi Nyata ESG dan Komitmen Net Zero 2050

Selasa, 21 April 2026 - 19:15
Rini
Nasional

Kemitraan LAN dan MGG Academy, Pemerintah: Fokus Cetak Generasi Pemimpin Publik

Selasa, 21 April 2026 - 18:48
UNTAR
Nasional

Untar Gelar Konferensi Internasional di Korea, Bahas Masa Depan Berkelanjutan

Selasa, 21 April 2026 - 17:47
Mukhtarudin
Nasional

Menteri P2MI Dorong Pekerja Migran Masuk ke Sektor Profesional di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 - 16:26
Buah-bisbul
Nasional

BRIN Temukan Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Perkaya Biodiversitas Indonesia

Selasa, 21 April 2026 - 14:44

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1250 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.