INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang dilaporkan gugur dalam serangan udara yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel pada Minggu (1/3/2026) lalu.
Ucapan duka cita tersebut tertuang dalam surat yang ditujukan bagi Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Surat tersebut diserahkan langsung oleh Menlu Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
“Saya juga menyerahkan surat dari Presiden Prabowo kepada Presiden Masoud Pezeshkian, yang menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran,” kata Sugiono dalam akun Instagram @menluri dilihat Kamis (5/3/2026).
Sementara itu, pertemuan Sugiono dengan Mohammad Boroujerdi terjadi pada Rabu (4/3/2026) di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. Keduanya membahas ketegangan yang meningkat di Timur Tengah.
“Menerima kunjungan Yang Mulia Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Iran untuk Indonesia. Kami mendiskusikan perkembangan situasi terkini di Timur Tengah,” ujar Sugiono.
Ia menegaskan perlunya de-eskalasi diplomatik dan kepatuhan terhadap hukum internasional serta Piagam PBB guna meredam ketegangan.
“Saya tekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam PBB, serta perlunya upaya de-eskalasi melalui diplomasi,” imbuh Sugiono.
Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara terkoordinasi ke Iran pada Sabtu, (28/2/2026). Serangan menyasar lima kota besar di Iran, termasuk Teheran, Isfahan, dan wilayah Jomhouri. Rudal dilaporkan menghantam area dekat kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan gedung Majelis.
Iran dilaporkan telah membalas dengan meluncurkan rentetan rudal dan drone ke arah Israel serta menyerang sejumlah pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah. (dan)




















