• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Lapangan Meruap Masuki Babak Baru, SKK Migas Kawal Implementasi Injeksi Chemical

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 3 Maret 2026 - 10:24
in Ekonomi
Lapangan Meruap, di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Foto: Dokumen SKK Migas

Lapangan Meruap, di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Foto: Dokumen SKK Migas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto, meresmikan Field Trial (FT) Injeksi Chemical di Lapangan Meruap, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Minggu (1/3/2026). Peresmian ini memperkuat optimisme peningkatan produksi migas nasional di tengah tantangan lapangan yang makin matang (mature).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kerja Sama Operasi Pertamina EP-Samudera Energy Bandar Wijaya Property (KSO BWP Meruap) sebagai bagian dari upaya optimalisasi produksi melalui penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR). Program ini diharapkan mampu menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pencapaian target lifting minyak yang terus ditingkatkan pemerintah.

BacaJuga:

Kemendag Perkuat Ekosistem Ekspor Kosmetik Nasional untuk Tembus Pasar Global

BTN Banjiri Pasar dengan 10 Ribu Rumah Second, KPR Mulai Bunga 5 Persen

ASEAN di Persimpangan Global, Indonesia Serukan Ketahanan Kolektif

General Manager KSO BWP Meruap, Ani Surakhman, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh SKK Migas sejak tahap awal hingga pelaksanaan teknis di lapangan.

Menurutnya, kehadiran langsung Kepala SKK Migas menjadi suntikan semangat bagi seluruh tim untuk memaksimalkan kegiatan produksi.

Ani menambahkan, proyek ini merupakan field trial pertama di area KSO bersama Pertamina EP dan diharapkan menjadi model pengembangan EOR pada lapangan-lapangan sejenis.

Dalam sambutannya, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan Lapangan Meruap saat ini telah memasuki tahap produksi ketiga dan tergolong lapangan mature. Tantangan yang dihadapi antara lain penurunan tekanan reservoir serta peningkatan water cut.

“Pelaksanaan field trial ini menjadi secercah harapan untuk implementasi injeksi chemical yang lebih komprehensif di lapangan-lapangan mature di Indonesia,” ujarnya.

Djoko menegaskan, proyek FT Injeksi Chemical ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan produksi dari lapangan eksisting, mengurangi ketergantungan terhadap eksplorasi berisiko tinggi, serta menjaga keberlanjutan produksi minyak nasional di tengah dinamika energi global.

Dia juga mengingatkan seluruh tim agar menjalankan kegiatan dengan menjunjung tinggi prinsip Health, Safety, and Environment (HSE). Ia menekankan bahwa keselamatan pekerja, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap regulasi merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

Lapangan Meruap sendiri merupakan lapangan milik Pertamina EP yang dikerjasamakan dengan BWP Meruap melalui skema KSO sejak Juli 2014. Pada tahap produksi primer, lapangan ini pernah mencapai produksi puncak sekitar 5.000 barel minyak per hari (BOPD), dan sekitar 2.500 BOPD pada tahap sekunder.

Melalui penerapan field trial injeksi chemical pertama di wilayah KSO ini, diharapkan terjadi peningkatan perolehan hidrokarbon secara ekonomis hingga sekitar ±16 persen melalui 16 sumur, terdiri dari tiga sumur injeksi dan 13 sumur produksi.

Program ini juga ditargetkan menambah cadangan sekitar 50 ribu barel serta meningkatkan produksi menjadi 280 BOPD, atau naik lebih dari 50 persen dari baseline produksi saat ini sebesar 180 BOPD pada tiga pattern tersebut. (rmn)

Tags: industri hulu migasInjeksi ChemicalLapangan MeruapSKK Migas

Berita Terkait.

kemenag
Ekonomi

Kemendag Perkuat Ekosistem Ekspor Kosmetik Nasional untuk Tembus Pasar Global

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:30
btnn
Ekonomi

BTN Banjiri Pasar dengan 10 Ribu Rumah Second, KPR Mulai Bunga 5 Persen

Senin, 25 Mei 2026 - 23:43
nazara
Ekonomi

ASEAN di Persimpangan Global, Indonesia Serukan Ketahanan Kolektif

Senin, 25 Mei 2026 - 22:02
pdsi
Ekonomi

Kolaborasi Strategis Pertamina Drilling-SGN Dorong Efisiensi Operasi Migas

Senin, 25 Mei 2026 - 21:11
saleh
Ekonomi

Harga Sawit Anjlok Usai Wacana Ekspor Satu Pintu, DPR Curiga Ada Permainan Pasar

Senin, 25 Mei 2026 - 21:01
gedung btn
Ekonomi

BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBCI Hampir Rp20 Triliun, Percepat Transformasi Beyond Mortgage

Senin, 25 Mei 2026 - 19:47

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5411 shares
    Share 2164 Tweet 1353
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2896 shares
    Share 1158 Tweet 724
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2148 shares
    Share 859 Tweet 537
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    1674 shares
    Share 670 Tweet 419
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.