• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Gerakan Pemuda Energi Desak Evaluasi Tata Kelola Proyek Energi Terkait METI

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:44
in Nasional
EBT

Ilustrasi-Pembangkit energi terbarukan berupa panel surya dan turbin angin sebagai simbol transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koordinator Nasional Gerakan Pemuda Energi, Ronal Jefferson, menyampaikan keprihatinan atas dugaan praktik rente dan konflik kepentingan dalam sejumlah proyek energi nasional yang menyeret nama pengurus Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).

Menurut Ronal, di tengah percepatan agenda transisi energi, tata kelola sektor energi seharusnya dibangun di atas prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik.

BacaJuga:

Kemendukbangga Jalin Kerja Sama dengan Kementerian PKP Melalui Program Bedah Rumah untuk Keluarga Berisiko Stunting

Belajar Makin Interaktif, Purbaya Ingin Papan Edukasi Digital Diperluas

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang

“Transisi energi bukan hanya perubahan sumber daya, tetapi juga perubahan cara kerja. Energi bersih harus lahir dari sistem yang bersih,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Dugaan Pencatutan Nama dan Konflik Kepentingan

Gerakan Pemuda Energi mengaku menemukan indikasi penyalahgunaan lembaga METI sebagai alat negosiasi dan tekanan dalam proyek energi nasional. Dalam temuan tersebut, disebut adanya dugaan pencatutan nama Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden RI Prabowo Subianto, untuk kepentingan tertentu.

Ronal menegaskan, apabila dugaan itu benar, tindakan tersebut mencederai integritas tata kelola energi nasional. Organisasi yang semestinya menjadi ruang konsolidasi gagasan energi terbarukan justru diduga dimanfaatkan sebagai instrumen legitimasi untuk keuntungan pribadi.

Ia juga menyoroti dugaan keterkaitan antara Ketua Umum METI, Zulfan Zahar, dan Endi Novaris Syamsudin yang menjabat Executive Vice President IPP (Independent Power Producer) di PT PLN (Persero).

Endi disebut memiliki kewenangan signifikan dalam proses pengadaan proyek pembangkit dan IPP, sekaligus tercatat sebagai Bendahara Umum METI.

“Rangkap jabatan ini berpotensi menciptakan irisan kepentingan antara akses proyek strategis dan pengelolaan organisasi,” kata Ronal.

Gerakan Pemuda Energi menilai indikasi konflik kepentingan semakin menguat dengan adanya dugaan aliran informasi strategis proyek kepada pihak tertentu.

Proses tender yang seharusnya kompetitif disebut berpotensi terpengaruh jejaring eksternal, termasuk penyesuaian persyaratan dan perlakuan khusus terhadap pihak terafiliasi.

Selain itu, terdapat dugaan pembocoran dokumen penting seperti data teknis dan harga perkiraan sendiri (HPS). Disebut pula adanya pola pengondisian melalui jaringan rantai pasok agar kendali proyek tetap berada dalam lingkar jejaring yang sama.

Desakan Audit Investigatif

Ronal juga menyinggung dinamika internal METI yang dinilai berpotensi memengaruhi independensi organisasi.

Terkait pengunduran diri Hashim Djojohadikusumo dari dinamika yang berkembang, Ronal menilai langkah tersebut sebagai upaya menjaga integritas dan nama baik. Dengan mundurnya Hashim, klaim yang mencatut namanya sebagai legitimasi proyek dinilai kehilangan dasar moral maupun faktual.

Gerakan Pemuda Energi turut mendorong audit investigatif menyeluruh terhadap proyek-proyek yang diduga terkait, termasuk proyek pembangkit di Kabupaten Lebong, Bengkulu, yang disebut memiliki persoalan tata kelola dan sengketa lahan.

“Atas dasar itu, kami mendesak aparat penegak hukum, termasuk Kapolri, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi, untuk melakukan pengusutan menyeluruh dan transparan,” tegas Ronal.

Ia menambahkan, penegakan hukum yang tegas menjadi prasyarat untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap tata kelola energi nasional.

“Transisi energi tidak boleh menjadi kedok rente proyek. Energi harus kembali pada kepentingan rakyat, bukan jaringan kepentingan,” pungkasnya. (dam)

Tags: Gerakan Pemuda EnergiMETIproyek energi nasional

Berita Terkait.

Wihaji
Nasional

Kemendukbangga Jalin Kerja Sama dengan Kementerian PKP Melalui Program Bedah Rumah untuk Keluarga Berisiko Stunting

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02
Purbaya
Nasional

Belajar Makin Interaktif, Purbaya Ingin Papan Edukasi Digital Diperluas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:01
MOU
Nasional

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:40
pratikno
Nasional

Peringatan Dini Saja Tak Cukup, BNPB Genjot Teknologi Kebencanaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:07
wamen
Nasional

Bertemu Prabowo, Wamen Perang AS Bahas Kemitraan Strategis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:06
karhutla
Nasional

Pemerintah Pusat Beri Lampu Hijau Pemda Sesuaikan Penanganan Karhutla

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.