• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kebaya Putih dan Selendang Hitam Ketua DPR, Simbol Duka di Hari Kemerdekaan

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 17 Agustus 2026 - 22:50
in Nasional
Ketua DPR RI Puan Maharani mengenakan kebaya modern putih yang dipadukan kain merah serta selendang tenun khas NTT bernuansa hitam dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Foto: Istimewa

Ketua DPR RI Puan Maharani mengenakan kebaya modern putih yang dipadukan kain merah serta selendang tenun khas NTT bernuansa hitam dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026), tak hanya menjadi seremoni kenegaraan. Di tengah suasana duka akibat gempa besar yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya, peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk kembali meneguhkan persatuan, keadilan, dan keberpihakan negara kepada rakyat.

Ketua DPR RI Puan Maharani hadir dalam upacara yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara. Mengenakan kebaya modern putih yang dipadukan kain merah serta selendang tenun khas NTT bernuansa hitam, Puan menyampaikan pesan yang sarat makna.

BacaJuga:

Luncurkan 3 Layanan, Menteri ATR/BPN: Transformasi Sebuah Keniscayaan

DPD RI Desak Tambahan Anggaran untuk Percepat Pemulihan Gempa NTT

Kapolri Sebut Situasi Aceh Kondusif Usai Kericuhan di Peringatan Hari Damai

Selendang tenun NTT yang dikenakannya menjadi simbol dukacita sekaligus bentuk penghormatan kepada para korban gempa yang menewaskan 53 orang.

Puan mengajak masyarakat tidak larut dalam kemeriahan perayaan. Menurutnya, Hari Kemerdekaan tahun ini patut diperingati secara khidmat dan sederhana, sembari mengirimkan doa bagi masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

“Di peringatan Hari Kemerdekaan kali ini, bangsa Indonesia sedang berada dalam suasana keprihatinan atas bencana gempa bumi yang baru saja terjadi di NTT. Mari kita mendoakan para korban bencana, dan semoga pemulihan dapat sesegera mungkin di wilayah terdampak gempa NTT,” kata Puan, dikutip dari laman resmi DPR RI.

Bagi Puan, 81 tahun Indonesia merdeka bukan sekadar angka. Usia tersebut harus menjadi pengingat bahwa perjalanan bangsa masih membutuhkan kerja bersama untuk memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan seluruh rakyat.

“81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia adalah tonggak untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kedaulatan bangsa, menegakkan keadilan, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Ia pun mengingatkan bahwa persatuan bukan hanya slogan yang digaungkan setiap Agustus. Persatuan harus dirawat melalui kebijakan negara yang mampu melindungi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Maka sekali lagi, kebijakan-kebijakan Negara harus dapat melindungi, menyejahterakan , dan mencerdaskan rakyat,” pesannya.

Puan menilai tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata. Pembangunan nasional, kata dia, perlu terus didorong agar keberhasilannya tidak hanya terlihat dari angka-angka, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, Puan menekankan pentingnya gotong royong serta kesediaan seluruh elemen bangsa menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.

“Ketika seluruh anak bangsa menjunjung tinggi semangat gotong royong, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan, maka pembangunan tidak hanya berjalan lebih efektif, akan tetapi juga mampu menghadirkan manfaat yang besar dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Di tengah Indonesia yang berdiri di atas keberagaman suku, budaya, agama, dan latar belakang, Puan juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan. Perbedaan, menurutnya, bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang dapat menjadi harmoni ketika seluruh elemen bangsa memiliki cita-cita yang sama.

“Dengan semangat bergotong royong, kita terus melangkah menuju Indonesia yang semakin maju, kuat, dan bermartabat,” tutur Puan.

Pesan itu kemudian ditutup Puan dengan seruan kemerdekaan yang sekaligus menjadi harapan bagi masa depan Indonesia.

“Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Merdeka,” tambahnya.

Di tengah suasana peringatan yang berbeda tahun ini, penampilan Puan dengan selendang tenun NTT seolah menjadi pesan visual bahwa kemerdekaan juga berarti hadir bersama mereka yang sedang berduka. Dari Istana Merdeka, semangat kemerdekaan kembali diarahkan pada satu hal, memastikan persatuan tetap kokoh dan keadilan serta kesejahteraan dapat dirasakan seluruh rakyat Indonesia. (her)

Tags: DPR RIgempa nttHUT Ke-81 RIPuan Maharani

Berita Terkait.

Kebaya Putih dan Selendang Hitam Ketua DPR, Simbol Duka di Hari Kemerdekaan
Nasional

Luncurkan 3 Layanan, Menteri ATR/BPN: Transformasi Sebuah Keniscayaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 02:33
Kebaya Putih dan Selendang Hitam Ketua DPR, Simbol Duka di Hari Kemerdekaan
Nasional

DPD RI Desak Tambahan Anggaran untuk Percepat Pemulihan Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:40
Kapolri Sebut Situasi Aceh Kondusif Usai Kericuhan di Peringatan Hari Damai
Nasional

Kapolri Sebut Situasi Aceh Kondusif Usai Kericuhan di Peringatan Hari Damai

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:15
Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT
Nasional

Mendagri Ungkap Prioritas Pemerintah Dorong Pemulihan Pascagempa Berbasis Data di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:40
Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT
Nasional

Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:30
Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Gempa NTT
Nasional

Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2548 shares
    Share 1019 Tweet 637
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3842 shares
    Share 1537 Tweet 961
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    839 shares
    Share 336 Tweet 210
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.