INDOPOSCO.ID – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan situasi di Aceh sudah kondusif setelah kericuhan dalam peringatan Hari Damai Aceh pada Sabtu (15/8/2026). Pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah untuk menangani masalah tersebut.
“Beberapa kegiatan yang tentunya muncul di beberapa waktu terakhir di beberapa wilayah, seluruh jajaran tentunya sudah melaksanakan langkah-langkah, dan saat ini situasinya seluruhnya sudah terkendali,” kata Sigit kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Namun, ia tidak bicara banyak soal jumlah pihak yang diamankan dalam bentrokan tersebut, sehingga memicu spekulasi mengenai simpang siurnya data korban maupun pelaku yang ditahan.
Kericuhan hebat melanda peringatan Hari Damai Aceh ke-21 pada 15 Agustus 2026 dan berpusat di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Acara yang semula berlangsung khidmat dengan agenda doa tolak bala dan zikir akbar bersama ribuan warga tiba-tiba berubah menjadi bentrokan fisik antara massa dan aparat keamanan.
Situasi mulai memanas ketika sekelompok massa mengibarkan bendera Bulan Bintang yang identik dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ketegangan memuncak saat massa mencoba menurunkan bendera Merah Putih dan hendak menaikkan bendera Bulan Bintang pada salah satu tiang di kompleks masjid.
Personel TNI dan Polri yang berjaga melarang keras aksi tersebut. Situasi menjadi tidak terkendali setelah aparat melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara dan gas air mata untuk membubarkan massa.
Tindakan aparat direspons massa dengan pelemparan batu. Massa yang marah kemudian mengejar personel keamanan hingga ke depan Gedung DPRK Banda Aceh dan kawasan Simpang Kodim. Kerusakan meluas hingga ke area sekitar Pendopo Gubernur Aceh.
Sejumlah sepeda motor milik warga dan aparat TNI yang terparkir di sekitar area masjid mengalami kerusakan parah akibat lemparan batu dan dibakar oleh massa. Saat itu, kericuhan dilaporkan terus berlanjut hingga sore hari. (dan)























