• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perkuat Industri Dalam Negeri, Banggar DPR: Agrinas Tak Perlu Impor 105 Ribu Mobil Niaga

Dilianto - Editor Dilianto -
Rabu, 25 Februari 2026 - 12:10
in Ekonomi
Said

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. Foto: Dokumen DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rencana PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) mengimpor 105.000 mobil niaga dari India menuai sorotan. Kebijakan yang disebut akan menggunakan dana APBN tersebut dinilai perlu dipikirkan ulang karena berpotensi melemahkan industri dalam negeri.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menegaskan bahwa arah kebijakan ekonomi nasional yang dicanangkan Prabowo Subianto bertujuan memperkuat perekonomian domestik, termasuk melalui program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kebijakan pembangunan desa.

BacaJuga:

BRMS Raup Laba Bersih USD18 Juta di Kuartal 1 2026, Naik 22 Persen Meski Produksi Turun

Budaya Bukan Sekadar Wacana, PDC Dorong Aksi Nyata lewat AoC

Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan

“Program tersebut diharapkan mendorong peningkatan permintaan bahan pangan dari desa, sekaligus memperkuat sektor hulu pertanian dan mengurangi ketergantungan impor,” kata Said dalam keterangan tertulisnya di Jakarta dikutip Rabu (25/2/2026).

Menurut Said, arsitektur besar ekonomi nasional seharusnya dipahami secara utuh oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk BUMN. Rencana impor mobil niaga dalam jumlah besar dinilai tidak sejalan dengan semangat memperkuat rantai pasok industri dalam negeri.

Ia mengingatkan bahwa sejak 2011, pertumbuhan industri manufaktur selalu berada di bawah pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Padahal, sektor manufaktur semestinya menjadi andalan dalam pengembangan hilirisasi sumber daya alam sekaligus penyerap tenaga kerja, termasuk bagi jutaan lulusan perguruan tinggi yang belum terserap pasar kerja.

Mengutip kajian lembaga riset Celios yang dimuat sejumlah media, Said menyebut potensi dampak ekonomi dari rencana impor tersebut cukup signifikan. Di antaranya potensi penggerusan PDB hingga Rp39,29 triliun, penurunan pendapatan masyarakat Rp39 triliun, penurunan surplus industri otomotif Rp21,67 triliun, pengurangan pendapatan tenaga kerja di seluruh rantai pasok otomotif Rp17,39 triliun, serta penurunan penerimaan pajak bersih hingga Rp240 miliar.

Ia juga mempertanyakan apakah Agrinas telah menjalin komunikasi dengan produsen otomotif dalam negeri maupun asosiasi industri seperti Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Menurutnya, pengadaan 105.000 unit mobil niaga hampir setara dengan total produksi mobil niaga nasional dalam satu tahun.

“Bayangkan jika pengadaan mobil tersebut dilakukan di dalam negeri. Industri otomotif akan bergerak, menyerap tenaga kerja baru, dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian,” ujarnya.

Said menambahkan, penggunaan APBN yang bersifat multiyears harus dihitung secara cermat manfaat ekonominya. Pertimbangan efisiensi harga semata tidak cukup tanpa memperhitungkan aspek layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, dan jaringan perawatan. Jika seluruh faktor dihitung, belum tentu opsi impor menjadi pilihan paling hemat.

Ia menegaskan bahwa setiap belanja negara semestinya memberikan nilai tambah ekonomi bagi rakyat dan memperkuat industri nasional. Karena itu, ia menilai rencana impor mobil niaga tersebut lebih tepat dibatalkan daripada sekadar dikaji ulang.

“Dengan memilih jalan impor, berarti kita mengabaikan peluang membangkitkan industri nasional. Uang APBN seharusnya memberi dampak ekonomi langsung bagi rakyat di dalam negeri,” tegas politisi PDI Perjuangan ini. (dil)

Tags: banggarDPR RIImpor 105 MobilPT Agrinas

Berita Terkait.

BRMS Raup Laba Bersih USD18 Juta di Kuartal 1 2026, Naik 22 Persen Meski Produksi Turun
Ekonomi

BRMS Raup Laba Bersih USD18 Juta di Kuartal 1 2026, Naik 22 Persen Meski Produksi Turun

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00
PDC
Ekonomi

Budaya Bukan Sekadar Wacana, PDC Dorong Aksi Nyata lewat AoC

Kamis, 30 April 2026 - 23:04
Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan
Ekonomi

Menkop Ferry Juliantono Dorong Merek Kolektif Jadi Agunan Kredit Perbankan

Kamis, 30 April 2026 - 21:46
SKK Migas Nilai Ekspansi Jadestone Jadi Indikator Kuat Daya Saing RI
Ekonomi

SKK Migas Nilai Ekspansi Jadestone Jadi Indikator Kuat Daya Saing RI

Kamis, 30 April 2026 - 19:04
Temmy-Satya-Permana
Ekonomi

UMKM Digital Finance Tour Jadi Jembatan Akses Modal Lebih Luas

Kamis, 30 April 2026 - 15:46
SC
Ekonomi

BUIDL Jadi Senjata Baru, Kolaborasi OKX-BlackRock-Standard Chartered Ubah Lanskap Kripto

Kamis, 30 April 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2556 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1496 shares
    Share 598 Tweet 374
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.