INDOPOSCO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat terjadi dua kejadian bencana dampak dari hujan yang mengguyur Bali seharian penuh.
“Hujan terjadi di Buleleng, Tabanan, Denpasar, Badung, Jembrana, Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem, sementara kejadian di Denpasar dan Bangli tapi sudah tertangani,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana di Denpasar, Minggu (22/2/2026).
Adapun bencana yang terjadi akibat hujan intensitas sedang dan tinggi adalah pohon tumbang di Jalan Pulau Moyo, Pedungan, Kota Denpasar dan tanah longsor di Banjar Kubusalya, Sukawana, Bangli.
Hujan sendiri telah mengguyur Bali sejak Sabtu (21/2/2026) malam hingga minggu malam ini, jika berkaca dari informasi BMKG, Gede Teja melihat daerah yang perlu waspada adalah Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Tabanan.
Daerah berstatus siaga yaitu Denpasar, Badung, Klungkung, dan daerah yang diberi peringatan dini angin kencang adalah Denpasar, Badung, Buleleng, Karangasem, Klungkung, Gianyar.
“Puncak musim hujan masih tetap sesuai prediksi sebelumnya yaitu Januari sampai akhir Februari, setelah itu hujan baru berangsur berkurang,” ujar Kalaksa BPBD Bali.
Melihat hujan merata mengguyur Provinsi Bali dalam 24 jam, bencana banjir dan longsor masih berpotensi.
“Angin juga sedikit meningkat, berpotensi pohon tumbang, dan juga masih terjadi arus barat yang membawa sampah ke pantai Bali bagian barat,” kata Gede Teja.
BPBD Bali mengimbau apabila intensitas hujan dan angin meningkat di daerah masing-masing agar menghindari berada di sekitar pepohonan besar.
Begitu pula di pinggir sungai agar mewaspadai meluapnya sungai, mengingat hujan tak berhenti dalam waktu lama.
Ia mencatat, daerah banjir umumnya di kawasan Sanur, Kuta, Seminyak, Padangsambian, Renon, namun meski hanya didominasi Denpasar dan Badung, kabupaten lain seperti Jembrana, Tabanan, Karangasem, Buleleng, dan Gianyar juga berpotensi.
“Yang jelas di tempat yang selama ini biasa ada genangan air saat hujan, maka dari itu mari bersama-sama menjaga kebersihan seperti drainase,” ucapnya.
Mengingat akhir pekan telah usai, Gede Teja juga mengingatkan agar sebelum beraktivitas atau bepergian pada Senin besok, masyarakat membaca terlebih dahulu perkiraan cuaca, apalagi prediksi BMKG melalui portalnya sudah dimuat per desa. (ney)










