• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Hilirisasi Mineral Sumbang Rp584 Triliun, Industrialiasi Perlu Diperkuat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 20 Februari 2026 - 14:44
in Ekonomi
kegiatan-operasional

Ilustrasi - Salah satu kegiatan operasional BUMN Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia (Mind ID). Antara/HO-Mind ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hilirisasi mineral kembali menjadi kontributor terbesar dalam realisasi investasi nasional sepanjang 2025. Dari total investasi nasional sebesar Rp1.931,2 triliun, sektor hilirisasi menyumbang 30,2 persen tau sekitar Rp584,1 triliun, menjadikannya pendorong utama pertumbuhan investasi Indonesia.

Kontribusi terbesar berasal dari sektor mineral, dengan total Rp373,1 triliun yang terdiri dari: Nikel Rp185,2 triliun, Tembaga Rp65,9 triliun, Bauksit Rp53,1 triliun, Besi baja Rp39,2 triliun, Timah Rp11,3 triliun, dan mineral lainnya Rp18,4 triliun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan sektor lain, seperti perkebunan dan kehutanan Rp144,5 triliun, migas Rp60 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp6,4 triliun.

BacaJuga:

PLN EPI Clean Energy Day Catat Penghematan 710 Kg Emisi Karbon, Pegawai Jadi Motor Perubahan

Harga Bright Gas Resmi Turun, Ini Tarif Baru untuk Tabung 5,5 Kg dan 12 Kg

Program B50 Diyakini Tekan Impor BBM, Pakar: Langkah Nyata Menuju Swasembada Energi

Meski capaian ini positif, para ekonom menilai Indonesia kini memasuki fase baru: mengubah hilirisasi menjadi industrialisasi menyeluruh. Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai bahwa hilirisasi saat ini masih didominasi pembangunan smelter, sehingga nilai tambah lanjutan belum sepenuhnya tercapai.

“Pemerintah tidak cukup hanya mengejar besaran investasi. Yang lebih penting adalah memastikan investasi tersebut membangun ekosistem industrialisasi yang lengkap dari hulu hingga hilir,” ujar Fahmy, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan kualitas investasi melalui penguatan rantai pasok, diversifikasi produk, dan peningkatan teknologi industri.

Fahmy juga mencontohkan proyek hilirisasi alumina–aluminium yang dikembangkan oleh anak usaha MIND ID: PT Inalum, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebagai contoh hilirisasi yang mulai mengarah pada industrialisasi yang lebih matang.

Pengamat ekonomi dari Indonesian Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri Firdaus, menegaskan bahwa tantangan berikutnya adalah membangun industri produk jadi (end products) agar nilai tambah hilirisasi dapat dinikmati di dalam negeri.

“Indonesia harus mampu memproduksi end product di dalam negeri. Perlu ada iklim usaha yang memberikan nilai plus kepada investor agar mereka bersedia berinvestasi hingga tahap produk jadi,” jelas Ahmad. Ia menekankan hilirisasi harus menghasilkan nilai tambah optimal, bukan berhenti pada produk setengah jadi atau intermediate goods.

Pemerintah juga menyiapkan 20 proyek hilirisasi strategis dengan potensi investasi sekitar USD26 miliar dan penciptaan hingga 600 ribu lapangan kerja. Menteri Investasi dan Chief executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan enam proyek telah diresmikan pada Februari 2026, sementara sisanya masih dalam tahap konstruksi dan negosiasi investasi.

Dengan kontribusi 30,2 persen terhadap total investasi nasional, hilirisasi mineral diperkirakan masih akan menjadi pilar utama investasi pada 2026. Pemerintah terus mendorong agar investasi besar ini menjadi motor bagi penciptaan nilai tambah lanjutan, memperkuat ekosistem industri nasional, membangun rantai pasok domestik, dan menghasilkan keberlanjutan ekonomi jangka panjang. (adv)

Tags: Hilirisasi Mineralmind idpertambangan

Berita Terkait.

PDC Gandeng BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, Optimalkan Perlindungan Karyawan
Ekonomi

PLN EPI Clean Energy Day Catat Penghematan 710 Kg Emisi Karbon, Pegawai Jadi Motor Perubahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:32
Harga Bright Gas Resmi Turun, Ini Tarif Baru untuk Tabung 5,5 Kg dan 12 Kg
Ekonomi

Harga Bright Gas Resmi Turun, Ini Tarif Baru untuk Tabung 5,5 Kg dan 12 Kg

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:02
UT Gandeng Pemkab Bangka Selatan, Perkuat SDM hingga Cetak Guru Profesional
Ekonomi

Program B50 Diyakini Tekan Impor BBM, Pakar: Langkah Nyata Menuju Swasembada Energi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:26
Mendag
Ekonomi

Manfaatkan 46 Perjanjian Dagang, Mendag Genjot Ekspor Industri Padat Karya

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:46
Forum-Strategis
Ekonomi

Perkuat Ekosistem Karbon Nasional, ESGIN Gandeng Agraus Resources Bangun Climate Projects

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:24
Purbaya
Ekonomi

Purbaya Ungkap Peran DPR di Balik Bertahannya Rating Kredit Indonesia

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:29

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    7642 shares
    Share 3057 Tweet 1911
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2154 shares
    Share 862 Tweet 539
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1526 shares
    Share 610 Tweet 382
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol
Olahraga

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps mengatakan, bahwa anak asuhnya sangat terpukul setelah menelan kekalahan 0-2 dari Spanyol dalam...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Oyarzabal-Porro Bawa Spanyol ke Final Usai Bekuk Prancis

Hasil Piala Dunia: Oyarzabal-Porro Bawa Spanyol ke Final Usai Bekuk Prancis

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:40
Timnas-Prancis

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13
Mbappe

Piala Dunia 2026: Sempat Cedera, Mbappe Dipastikan Fit Hadapi Spanyol

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26
Yamal

Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Yamal Tegaskan Spanyol Tak Gentar Hadapi Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.