• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkeu Kritik Bank Syariah, KNEKS Siapkan Strategi Efisiensi

Dilianto - Editor Dilianto -
Kamis, 19 Februari 2026 - 10:28
in Ekonomi
Sutan-Emir-Hidayat

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik tajam terhadap praktik perbankan syariah di Indonesia. Ia menilai, layanan bank syariah justru masih terasa lebih mahal dan rumit dibanding perbankan konvensional, sehingga belum memberikan keunggulan nyata bagi masyarakat.

“Kalau saya tanya ke pelaku bisnis, lebih mahal atau lebih murah? Rata-rata (jawabnya) lebih mahal. Bahkan lebih menyulitkan. Jadi bukan itu yang diinginkan dari ekonomi berbasis syariah,” ujar Purbaya dalam forum ekonomi syariah di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

BacaJuga:

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

Menurut Purbaya, ekonomi syariah seharusnya tidak berhenti pada simbol dan jargon, tetapi hadir sebagai solusi nyata yang memberikan efisiensi dan keadilan ekonomi. Ia menegaskan, ekonomi syariah merupakan bagian dari strategi besar pembangunan nasional bersama ekonomi hijau dan ekonomi digital.

“Ekonomi syariah adalah bagian dari strategi besar pembangunan sejajar dengan ekonomi hijau dan ekonomi digital. Bukan simbol, bukan retorika,” tegasnya.

Menanggapi kritik tersebut, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengakui bahwa persoalan biaya layanan memang menjadi pekerjaan rumah industri keuangan syariah.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, mengatakan persepsi bahwa pembiayaan syariah lebih mahal terus menjadi fokus pembenahan. Industri kini menggenjot efisiensi, digitalisasi, serta inovasi produk agar lebih kompetitif.

“Persepsi bank syariah lebih mahal kita terus benahi. Industri sekarang fokus ke efisiensi, digitalisasi, dan inovasi produk supaya lebih kompetitif,” ujar Emir melalui gawai, Kamis (19/2/2026).

“Dengan skala yang makin besar dan model bisnis yang makin matang, pricing ke depan akan makin bersaing,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, di lapangan, pelaku UMKM masih membandingkan margin pembiayaan syariah dengan bunga kredit konvensional, dan selisih kecil saja bisa berdampak besar pada arus kas usaha kecil.

“KNEKS juga menilai struktur industri yang belum sebesar perbankan konvensional membuat biaya dana relatif lebih tinggi. Karena itu, pembesaran aset dan pendalaman pasar menjadi agenda strategis untuk menekan biaya layanan ke depan,” jelas Emir.

Kritik Purbaya pun menjadi pengingat bahwa ekonomi syariah tak cukup hanya tumbuh secara simbolik, tetapi harus hadir sebagai sistem yang benar-benar memberi kemudahan, keadilan, dan daya saing bagi masyarakat. (her)

Tags: Bank SyariahKNEKSMenkeupurbaya yudhi sadewaSutan Emir Hidayat

Berita Terkait.

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 
Ekonomi

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah 

Sabtu, 25 April 2026 - 12:41
IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi
Ekonomi

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:31
PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026
Ekonomi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:34
PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
Ekonomi

PGN-BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton

Sabtu, 25 April 2026 - 09:45
Pertamina NRE
Ekonomi

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

Jumat, 24 April 2026 - 22:58
mine
Ekonomi

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca-IPO

Jumat, 24 April 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.