• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BRMS Targetkan Lonjakan Produksi Emas, Klarifikasi Isu Tambang Palu

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 17 Februari 2026 - 21:03
in Ekonomi
brm

Ilustrasi - Logo PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Perusahaan menegaskan operasi tambang emas di Palu tetap berjalan normal meski ada penyegelan area ilegal oleh penambang liar. Foto: Dokumen BRMS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah derasnya arus informasi digital, satu judul berita yang kurang presisi bisa memicu interpretasi yang keliru di pasar. Itulah yang kini coba diluruskan oleh manajemen PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terkait isu penyegelan konsesi tambang emas mereka di Palu, Sulawesi Tengah.

Melalui klarifikasi resmi, BRMS menegaskan bahwa pemberitaan sebelumnya tidak menggambarkan kondisi di lapangan secara utuh dan berpotensi menimbulkan persepsi yang menyesatkan bagi publik dan komunitas investor.

BacaJuga:

Langkah Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Raih Pengakuan Nasional

DPD RI Ingatkan Risiko Ekonomi dan Perlindungan Daerah di Tengah Krisis Geopolitik Timur Tengah

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

“Pemberitaan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan fakta yang terjadi di lapangan. Pemilihan kata dalam judul dapat menimbulkan pemahaman yang keliru bagi para pembaca dan pelaku pasar,” ujar manajemen BRMS dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/2/2026).

BRMS menjelaskan bahwa penyegelan dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) hanya pada satu titik area yang ditemukan telah dibuka secara ilegal oleh penambang liar. Area tersebut memang berada dalam wilayah kontrak karya PT Citra Palu Minerals (CPM), anak usaha BRMS, namun belum pernah ditambang atau dioperasikan oleh CPM.

“Area yang disegel bukan merupakan lokasi tambang yang saat ini kami operasikan. Itu adalah area yang belum masuk dalam aktivitas penambangan CPM,” jelas pihak manajemen.

Sementara itu, aktivitas penambangan emas utama di lokasi River Reef, Poboya, Palu, tetap berjalan seperti biasa. CPM masih menjalankan operasi tambang terbuka (open pit mining) tanpa gangguan.

“Operasi tambang emas River Reef tetap berjalan normal sesuai rencana kerja perusahaan,” tegas manajemen BRMS.

Perusahaan juga mengungkapkan bahwa salah satu fasilitas pemrosesan emas sedang dalam tahap peningkatan kapasitas signifikan, dari 500 ton bijih per hari menjadi 2.000 ton per hari. Proyek ini ditargetkan rampung pada Oktober 2026.

“Peningkatan kapasitas pabrik ini akan berdampak langsung pada kenaikan produksi emas BRMS di tahun 2026,” kata manajemen.

Lebih jauh, CPM menargetkan pengoperasian tambang emas bawah tanah pada semester kedua 2027. Tambang ini memiliki kadar emas yang relatif tinggi, berkisar 3,5 hingga 4,9 gram per ton, sehingga berpotensi meningkatkan produksi secara signifikan pada akhir 2027 hingga awal 2028.

“Dengan kandungan emas yang lebih tinggi, tambang bawah tanah diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan produksi kami ke depan,” tambah keterangan tersebut.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam spekulasi dan memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kondisi operasional BRMS. Di tengah rencana ekspansi dan peningkatan kapasitas produksi, perusahaan menegaskan komitmennya untuk menjalankan kegiatan pertambangan sesuai regulasi sekaligus menjaga transparansi kepada publik dan investor. (her)

Tags: BRMSemasTambang Palu

Berita Terkait.

Agus-H.-Widodo
Ekonomi

Langkah Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Raih Pengakuan Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 08:18
SBN
Ekonomi

DPD RI Ingatkan Risiko Ekonomi dan Perlindungan Daerah di Tengah Krisis Geopolitik Timur Tengah

Jumat, 24 April 2026 - 03:37
Palm-Oil
Ekonomi

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Jumat, 24 April 2026 - 01:05
Pertemuan
Ekonomi

Kolaborasi Pertamina Drilling-PDC dengan Pemkot Prabumulih Perluas Peluang Kerja Lokal

Jumat, 24 April 2026 - 00:29
bridgestone
Ekonomi

50 Tahun Berkarya, Bridgestone Indonesia Raih 2 Penghargaan Bergengsi dan Perkuat Kepercayaan Konsumen

Kamis, 23 April 2026 - 23:33
Beras
Ekonomi

Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Terbesar Sepanjang Sejarah Ketahanan Pangan,

Kamis, 23 April 2026 - 22:52

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1331 shares
    Share 532 Tweet 333
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    808 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.