• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tuai Polemik, BPJS Watch: Penonaktifan Tak Jawab Kesulitan PBI JKN

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:29
in Nasional
KIS

Ilustrasi-Kartu BPJS kesehatan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) menuai polemik. Langkah pemerintah ini belum mampu menjawab kesulitan peserta PBI JKN yang dinonaktifkan di luar peserta PBI JKN yang menderita penyakit kronis.

“Peserta PBI JKN yang dinonaktifkan di luar peserta PBI JKN yang menderita penyakit kronis seperti katastropik juga kesulitan mendapat pelayanan kesehatan dengan jaminan JKN,” kata Koordinator Bidang Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar melalui gawai, Sabtu (14/2/2026).

BacaJuga:

Akreditasi Unggul LAM Teknik, Teknik Elektro Untar Perkuat Mutu Pendidikan dan Inovasi

Wamendagri Ribka: Indonesia Timur Punya Peran Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendiktisaintek Fauzan: Talenta Muda Jangan Cuma Jadi Penonton Bioenergi

Ia mengatakan, rapat kerja DPR dan Pemerintah (Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Keuangan, Menteri Bappenas, Dirut BPJS Kesehatan) pada Senin (9 Februari 2026) kemarin tidak juga mampu menjawab permasalahan kekisruhan penonaktifan PBI JKN ini.

“Adanya kesimpulan rapat kerja yang mengaktifkan selama 3 bulan peserta PBI JKN tersebut masih belum jelas pemaknaannya. Apakah 11 juta yang diaktifkan selama 3 bulan, atau hanya penderita penyakit kronis saja (yang oleh Menteri Kesehatan disebut ada 120 ribuan orang, sementara Menteri Sosial menyebut hanya 106 ribuan orang),” ungkapnya.

Ia menilai, pihak DPR dan Pemerintah tidak peka merumuskan kesimpulan rapat kerja tersebut. Masyarakat dinonaktifkan sepihak tanpa pemberitahuan.

“11 juta peserta nonaktif ini menginginkan diaktifkan kembali sebagai peserta PBI JKN,” katanya.

“Karena mereka tidak tahu apa kriteria seseorang masuk Desil 6 sampai 10, sehingga tidak berhak lagi. Dan apa kriteria masuk Desil 1 sampai 5 sehingga berhak dapat PBI JKN,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, masyarakat komplain karena tidak pernah disurvei. Mereka juga tidak pernah dijelaskan kenapa dinonaktifkan dan tidak diberikan jeda waktu penonaktifan apabila sudah mampu. “Semuanya dilakukan mendadak,” ucapnya.

Seharusnya, dikatakan dia, kesimpulan rapat kerja Pemerintah dan DPR lebih tegas memastikan solusi atas akar masalah kekisruhan pemutakhiran data PBI JKN. Selama ini masyarakat tidak pernah disurvei langsung sehingga data tidak valid.

“Pemerintah dan DPR seharusnya memberikan kesimpulan tentang regulasi apa yang akan direvisi untuk memastikan tiga hal di atas yaitu survei dilakukan langsung ke rumah tangga (agar valid, tidak lagi hanya menanyakan ke RT, RW atau tokoh masyarakat),” katanya.

“Masyarakat juga diberikan jeda waktu antara pemberitahuan penonaktifan dengan realisasi penonaktifan (minimal satu bulan) dengan penjelasan untuk pindah kepesertaan supaya perlindungan JKN terus berlangsung,” imbuhnya. (nas)

Tags: BPJS WatchkemensosPBI JKN

Berita Terkait.

untar
Nasional

Akreditasi Unggul LAM Teknik, Teknik Elektro Untar Perkuat Mutu Pendidikan dan Inovasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:02
ribka
Nasional

Wamendagri Ribka: Indonesia Timur Punya Peran Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:29
fauzan
Nasional

Wamendiktisaintek Fauzan: Talenta Muda Jangan Cuma Jadi Penonton Bioenergi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:09
wiyagus
Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Eliminasi TB di Sumsel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:18
Tanda-Tangan
Nasional

PMEP-Ruangguru Tingkatkan Kapasitas Guru Sanggar Bimbingan di Malaysia Lewat Program CHARISMA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:07
Ojol
Nasional

Jadi Usul Inisiatif DPR, RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Benahi Upah Layak Buruh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:05

OLAHRAGA

siswa
Olahraga

Olahraga Bukan Sekadar Adu Jago, Bisa Jadi Sekolah Karakter Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:06

INDOPOSCO.ID - Olahraga bukan sekadar arena untuk mengejar kemenangan dan mencetak gol. Lebih dari itu, lapangan hijau bisa menjadi ruang...

SelengkapnyaDetails
Trophi-Carabao

Ada MU vs Brighton hingga Liverpool vs Tottenham, Ini Drawing Babak Ketiga Carabao Cup

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:20
YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05
Trophi-Liga-Champions

Drawing Liga Champions: Deretan Bigmatch Langsung Hiasi Fase Liga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:47
Piala-AFF

Bekuk Tailan di Final AFF, Kim Sang Sik Ukir Sejarah untuk Vietnam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:43

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.