• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Transformasi BPDP, 3 Komoditas Strategis Masuk Peta Besar Perkebunan Nasional

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 13 Februari 2026 - 20:53
in Nasional
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Syahruddin memaparkan peta sebaran tutupan kelapa sawit nasional. Foto: Istimewa

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Syahruddin memaparkan peta sebaran tutupan kelapa sawit nasional. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Transformasi Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menjadi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menandai babak baru pengelolaan komoditas strategis nasional. Kini, lembaga tersebut tidak hanya fokus pada sawit, tetapi juga memegang mandat pengelolaan kakao dan kelapa secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Syahruddin, menyebut transformasi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem perkebunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.

BacaJuga:

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

“BPDP kini memiliki tanggung jawab mengkoordinasi pengembangan dari hulu hingga hilir untuk ketiga komoditas tersebut, dengan visi menjadi badan pengelolaan dana yang terpercaya dalam pengembangan perkebunan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Normansyah dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, lembaga ini mengusung sejumlah program prioritas guna mempercepat hilirisasi industri perkebunan, mendorong peningkatan produktivitas petani rakyat, serta memperkuat ekonomi daerah sentra komoditas.

BPDP merancang enam program utama yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, yakni peremajaan perkebunan, pembangunan sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, promosi komoditas perkebunan, hingga dukungan kebutuhan pangan, hilirisasi, serta penyediaan bahan bakar nabati.

Normansyah menegaskan, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi lintas level pemerintahan.
“Kami siap berkolaborasi dengan semua kabupaten sentra untuk mengakses program-program BPDP melalui dinas perkebunan masing-masing daerah,” katanya.

Komitmen tersebut sebelumnya disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Batam, yang menjadi momentum konsolidasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan akses program, BPDP juga meluncurkan dua platform digital. Aplikasi PSR Online digunakan untuk pendaftaran program peremajaan, sementara Smart PSR berfungsi sebagai sistem pemantauan penyaluran dana secara real-time.

“Dengan aplikasi ini, semua pihak dapat memantau progres penyaluran dan realisasi program di lapangan,” ungkap Normansyah.

Sebagai ilustrasi, dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), BPDP menyediakan dukungan dana sebesar Rp60 juta per hektare dengan batas maksimal empat hektare per petani. Sejak diluncurkan pada 2016 hingga 2025, program ini telah menyalurkan dana Rp12,9 triliun kepada sekitar 400 ribu petani di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami berharap peran pemerintah kabupaten terlibat untuk memperluas cakupan program PSR ini,” tambahnya.

Normansyah juga menilai Rakernas XVII Apkasi sebagai titik awal penguatan sinergi kebijakan pusat dan daerah dalam pengembangan sektor perkebunan.

“Dengan tiga komoditas strategis yang kini jadi fokus, BPDP memiliki tanggung jawab besar memastikan kesejahteraan petani dan keberlanjutan industri perkebunan Indonesia,” pungkasnya. (her)

Tags: BPDPkakaokelapaKelapa SawitPerkebunan Nasional

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08
Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam
Nasional

Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam

Selasa, 22 September 2026 - 18:25
Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 
Nasional

Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 

Selasa, 22 September 2026 - 16:04
isyana
Nasional

Gen Z Jadi Kunci Bonus Demografi, Wamen Isyana Minta Duta Genre Tebar Dampak Nyata

Selasa, 22 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.