• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Indonesia Siapkan Ribuan Tentara ke Gaza, China Harap Gencatan Senjata Berjalan Efektif

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 13 Februari 2026 - 12:12
in Internasional
lin

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (12/2/2026). Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China berharap perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza dapat diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan, menyusul rencana Indonesia mengirim pasukan keamanan ke Palestina melalui skema International Stabilization Force (ISF).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa gencatan senjata penuh dan langgeng sangat penting untuk memulihkan stabilitas kawasan serta mengatasi krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.

BacaJuga:

PHI Borong Penghargaan Global, CSR Lokal Tembus Panggung Dunia

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Jemaah Diminta Jaga Kondisi Fisik di Tengah Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

“Kami berharap perjanjian gencatan senjata di Gaza dapat diimplementasikan secara efektif, gencatan senjata penuh dan langgeng dapat terwujud, krisis kemanusiaan dapat diatasi secara efektif, dan stabilitas regional dapat dipulihkan secepatnya,” ujar Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (12/2/2026).

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan pengiriman sekitar 8.000 prajurit TNI sebagai bagian dari ISF. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut jumlah pasukan yang disiapkan mencapai ribuan personel dan akan difokuskan pada aspek stabilisasi keamanan serta kemanusiaan, tanpa keterlibatan dalam pelucutan senjata.

ISF dibentuk berdasarkan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa tertanggal 17 November 2025 yang diajukan oleh Amerika Serikat. Resolusi tersebut memberikan kewenangan kepada negara anggota PBB dan Board of Peace (BoP) untuk membentuk pasukan stabilisasi sementara di Gaza di bawah komando terpadu, dengan kontribusi pasukan dari negara peserta dan pendanaan sukarela.

Dalam mandatnya, ISF bertugas membantu pengamanan wilayah perbatasan, menstabilkan lingkungan keamanan, memastikan proses demiliterisasi di Jalur Gaza, melindungi warga sipil, serta mengamankan koridor kemanusiaan. Resolusi itu juga mengatur penarikan pasukan Israel setelah ISF mengambil alih kendali penuh keamanan di Gaza.

Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas telah berlangsung sejak 10 Oktober 2025, meski dilaporkan masih terjadi pelanggaran di lapangan. Situasi keamanan dan kemanusiaan di wilayah tersebut dinilai masih sangat rapuh.

China menegaskan dukungannya terhadap solusi dua negara sebagai jalan keluar mendasar konflik Palestina. Beijing juga menolak pembangunan permukiman di wilayah Palestina yang diduduki serta segala bentuk aneksasi yang dinilai dapat merusak landasan politik solusi tersebut.

Indonesia sendiri menjadi salah satu penandatangan Piagam Dewan Perdamaian sebagai dasar pembentukan BoP pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. Keterlibatan Indonesia disebut sebagai wujud komitmen aktif dalam mendukung perdamaian Palestina sesuai prinsip solusi dua negara.

Sejak konflik kembali memanas pada Oktober 2023, perang di Gaza dilaporkan telah menewaskan lebih dari 71.000 orang dan melukai lebih dari 171.000 lainnya. Bahkan setelah gencatan senjata diberlakukan, korban jiwa masih dilaporkan akibat insiden kekerasan yang terjadi di lapangan. (dil)

Tags: ChinaindonesiaisraelPalestina

Berita Terkait.

Penghargaan
Internasional

PHI Borong Penghargaan Global, CSR Lokal Tembus Panggung Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:05
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Jemaah-haji
Internasional

Jemaah Diminta Jaga Kondisi Fisik di Tengah Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42
Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz
Internasional

Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03
abbas
Internasional

Menlu Iran Temui Wang Yi di Beijing, Bahas Ketegangan di Timur Tengah

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:22

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3693 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.