INDOPOSCO.ID – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kepolisian tengah memburu pelaku penembak pilot Kapten Egon Erawan dan kopilot Kapten Baskoro dari maskapai Smart Air tengah diupayakan, mengingat identitas pelaku sudah mulai teridentifikasi.
“Untuk melakukan pengejaran, pendalaman, karena identitasnya kita juga sudah memiliki gambaran,” kata Sigit di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Ia meminta agar TNI dan Polri terus bersinergi dalam menjaga stabilitas pemerintahan, menyusul rangkaian peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Kami minta supaya peristiwa-peristiwa yang terjadi di beberapa hari ini, TNI dan Polri bersinergi untuk mencegah agar jangan sampai terjadi peristiwa-peristiwa selanjutnya,” ujar Sigit.
Pesawat perintis milik PT Smart Air Aviation dengan nomor registrasi PK-SNR ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat mendarat di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Dua awak pesawat yakni Kapten Egon Erawan (Pilot) dan Baskoro (Co-pilot) dilaporkan meninggal dunia. Sementara 13 penumpang dilaporkan selamat dalam insiden itu.
Satgas Damai Cartenz tengah melakukan konsolidasi kekuatan di Lapangan Terbang Karowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Langkah itu diambil merespons aksi penembakan terhadap pilot Kapten Egon Erawan dan kopilot Kapten Baskoro dari maskapai Smart Air.
“Sore ini kami sudah menerbangkan pasukan ke Boven Digoel,” tutur Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Faizal Ramadhani terpisah dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).
Penilaian kondisi di lapangan akan menjadi dasar bagi tim untuk menentukan langkah lanjutan dan opsi evakuasi. Hal itu dilakukan mengingat risiko gangguan keamanan yang masih tinggi pasca-insiden penembakan tersebut.
“Harapannya kami bisa menilai situasi di lokasi dan menentukan langkah selanjutnya,” imbuh Faizal.
Terkait pelaku penembakan, ia menegaskan bahwa identitas maupun kelompok pelaku masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk sementara yang bisa kami pastikan ada dua korban. Untuk yang lainnya masih kami dalami. Situasi terakhir, kami terus berupaya berkomunikasi dan memonitor kondisi masyarakat di sekitar lokasi,” ucap Faizal. (dan)










