• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menko PMK: Teknologi Bertanggung Jawab Edukasi Digital dan AI Harus Sampai ke Masyarakat

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 10 Februari 2026 - 22:24
in Nasional
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno (kiri). Foto: Istimewa

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno (kiri). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa edukasi penggunaan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) tidak bisa hanya dibebankan kepada orang tua dan guru, tetapi harus menjadi bagian dari tanggung jawab para pengembang teknologi.

Hal tersebut disampaikan Menko PMK dalam kegiatan Memperingati Hari Keamanan Berinternet 2026/Safer Internet Day 2026: Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI di Ruang Heritage Kantor Kemenko PMK, Selasa (10/2/2026).

BacaJuga:

Mengenalkan Perjuangan RA Kartini Pada Anak Usia Dini Melalui TAMASYA

Soroti Layanan “One Stop Service” Haji 2026, DPR: Kunci Utama Ada pada Profesionalisme Petugas

Hari Pertama TKA SD, Kemendikdasmen: Harus Fokus pada Pemanfaatan Hasil

“Penggunaan teknologi digital dan AI tidak ada pilihan, harus digunakan. Karena itu, tanggung jawab pengembang teknologi menjadi sangat penting. Jangan sampai panduan sudah dibuat, tetapi tidak digunakan oleh guru, orang tua, dan anak-anak Indonesia,” tegas Pratikno.

Menko PMK menekankan bahwa mandat pembangunan manusia Indonesia adalah menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan tangguh, sehat secara fisik, mental, moral, sosial, dan spiritual. Menurutnya, kecerdasan tanpa kesehatan mental dan karakter yang kuat akan kehilangan makna di era disrupsi digital dan AI.

Dalam konteks tersebut, Menko PMK secara khusus mengajak platform digital dan pengembang teknologi global untuk mengambil peran lebih aktif dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa keberhasilan edukasi digital tidak diukur dari banyaknya panduan yang dibuat, melainkan sejauh mana panduan tersebut benar-benar digunakan oleh masyarakat.

“Targetnya bukan Anda sudah membuat panduan, tetapi sejauh mana orang Indonesia, guru, orang tua, dan anak-anak, menggunakannya. Bukan hanya dibuat, tapi digunakan,” ujarnya.

Menko PMK juga mengingatkan bahwa dampak negatif ruang digital terhadap kesehatan fisik dan mental anak merupakan tanggung jawab moral bersama. Pemerintah, menurutnya, sangat berkepentingan membangun kolaborasi dengan sektor swasta dalam mengembangkan teknologi yang memungkinkan edukasi digital berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Saya mengajak, ini bukan hanya sekadar bekerja sama, tetapi mengembangkan teknologi yang memungkinkan edukasi secara masif. Kami di pemerintah sangat berkepentingan karena urusan pembangunan manusia semuanya terdisrupsi teknologi digital dan AI,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik YouTube Asia Tenggara Danny Ardianto menyampaikan komitmen YouTube dalam melindungi anak-anak di dunia digital tanpa memisahkan mereka dari teknologi. Ia menyebut YouTube telah berkembang menjadi ruang pembelajaran digital yang dipercaya oleh 96 persen guru di Indonesia dan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan Kemenko PMK, termasuk melalui inisiatif AKSI Digital.

“Melalui kolaborasi seperti AKSI Digital dan kerja sama dengan Kemenko PMK, kami ingin memastikan generasi muda memiliki pengetahuan dan ketahanan untuk berkembang di era digital,” jelas Danny.

Pada momentum tersebut dialog bersama para pakar yang menghadirkan Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK Warsito, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum, konten kreator Parentalk.id Ario Pratomo, serta Kepala Divisi Psikiatri Anak dan Remaja FKUI–RSCM Tjhin Wiguna.

Deputi Woro Srihastuti menyoroti tantangan pengasuhan digital di keluarga. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 41 persen anak usia dini telah mengakses internet, namun belum didampingi secara optimal oleh orang tua, sehingga meningkatkan berbagai risiko di ruang digital.

“Melalui flagship Asta Mantra Keluarga Indonesia, Kemenko PMK mendorong pengurangan screen time dan peningkatan green time, salah satunya melalui Gerakan Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga yang akan dimulai di bulan Ramadhan ini melalui kegiatan Ramadhan Ramah Anak, sebagai upaya penguatan bonding dan pendidikan karakter anak,” ungkapnya.

Deputi Warsito menekankan bahwa gerakan bijak dan cerdas berdigital dan ber-AI harus menjadi gerakan berkelanjutan lintas ekosistem. Menurutnya, literasi digital perlu menyasar keluarga, masyarakat, institusi pendidikan, hingga ruang ibadah dan ruang digital.

Deputi Warsito juga menyoroti tentang program Cek Kesehatan Digital (CKD) menjadi salah satu langkah awal dalam bijak dan cerdas berdigital dan ber-AI. Program CKD ini diinisiasi sejak awal oleh Kemenko PMK, yang meliputi 3 pilar; keamanan digital, kecakapan digital, dan etika digital.

“Penguatan karakter tidak bisa top-down, tetapi harus tumbuh menjadi budaya. Regulasi sudah disiapkan, namun ekosistem dan kolaborasi multipihak menjadi kunci,” jelas Warsito.

Konten kreator Parentalk.id Ario Pratomo menekankan bahwa pendekatan terhadap anak di ruang digital tidak bisa semata-mata berupa pembatasan. Menurutnya, kehadiran orang tua menjadi kunci utama dalam membangun relasi yang sehat antara anak dan teknologi.

“Anak bukan hanya dibatasi, tetapi perlu ditemani. Memang menemani itu tidak mudah, tetapi ketika orang tua hadir, anak merasa diperhatikan dan ditemani,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Psikiatri Anak dan Remaja FKUI–RSCM Tjhin Wiguna menjelaskan bahwa secara biologis kemampuan kontrol diri anak belum berkembang sempurna. Oleh karena itu, anak memerlukan pendampingan, bukan pembatasan sepihak.

“Pola asuh digital yang tepat adalah orang tua menjadi co-user, bukan solo user. Bukan melarang, tetapi mendampingi,” jelasnya. (ney)

Tags: AIedukasi digitalKecerdasan BuatanKemenko PMKpratiknoTeknologi

Berita Terkait.

Hari-Kartini
Nasional

Mengenalkan Perjuangan RA Kartini Pada Anak Usia Dini Melalui TAMASYA

Rabu, 22 April 2026 - 08:23
Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI
Nasional

Soroti Layanan “One Stop Service” Haji 2026, DPR: Kunci Utama Ada pada Profesionalisme Petugas

Selasa, 21 April 2026 - 23:06
Siswa SD
Nasional

Hari Pertama TKA SD, Kemendikdasmen: Harus Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Selasa, 21 April 2026 - 22:32
DPR Sahkan UU PPRT dan UU PSDK, Puan: Komitmen Perkuat Capaian Legislasi dan Perlindungan Hukum
Nasional

DPR Sahkan UU PPRT dan UU PSDK, Puan: Komitmen Perkuat Capaian Legislasi dan Perlindungan Hukum

Selasa, 21 April 2026 - 22:07
Pimpinan DPR Pastikan Komunikasi Politik Pembahasan RUU Pemilu Terus Berjalan
Nasional

Pimpinan DPR Pastikan Komunikasi Politik Pembahasan RUU Pemilu Terus Berjalan

Selasa, 21 April 2026 - 21:29
Hari Kartini 2026, Ketua DPR RI: Perempuan Penentu Arah Bangsa, Bukan Sekadar Pelengkap
Nasional

Hari Kartini 2026, Ketua DPR RI: Perempuan Penentu Arah Bangsa, Bukan Sekadar Pelengkap

Selasa, 21 April 2026 - 20:16

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.