• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jelang Ramadan 2026, Pelaku Usaha Diminta Patuhi Harga Acuan Daging Sapi

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 10 Februari 2026 - 11:00
in Ekonomi
Daging

Daging sapi yang dijual pedagang di Pasar Jaya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2024). Foto: ANTARA/Harianto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menginstruksikan seluruh pelaku usaha mematuhi harga acuan penjualan harga daging sapi yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah tegas itu diambil guna meredam lonjakan harga daging di tingkat konsumen.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa baru-baru ini meninjau, rumah potong hewan (RPH) di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Tujuannya untuk menjaga harga daging sapi tetap stabil hingga Idulfitri 2026.

BacaJuga:

Persetujuan POD Ronggolawe Jadi Momentum SAKA Dorong Produksi Migas Nasional

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Hadiri TikTok ForYouBeauty 2026, Wamen Ekraf Dukung Brand Lokal Naik Kelas

“Bersama Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, kami meninjau RPH Jatimulya ini untuk memastikan bahwa pelaku usaha mematuhi ketetapan harga, Rp55.000 per kg di feedlotter,” kata I Gusti Ketut Astawa dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Menghadapi momentum Ramadan, Satgas Pangan diinstruksikan untuk rutin turun ke lapangan guna memastikan stabilitas pangan sesuai arahan dari Kepala Bapanas.

“Jangan sampai di sini naik, lalu tentunya akan berdampak pada ketidakstabilan harga di hilirnya. Apalagi ini menjelang puasa, tentu Satgas Saber Pelanggaran Pangan akan terus turun ke lapangan sesuai arahan Kepala Bapanas memastikan stabilitas pangan terjaga,” ucap I Gusti Ketut Astawa.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Agung Suganda menegaskan, pihaknya tidak menolerir pelaku usaha yang menaikkan harga di luar ketentuan yang ada. “Surat Edaran Menteri Pertanian sudah jelas, harga di ‘feedlotter’ itu Rp55.000, kalau sampai jual di atas itu ijinnya saya cabut, malam ini juga,” tegas Agung.

Sebagai bagian dari pengendalian harga daging sapi, pemerintah telah menetapkan regulasi harga yang menjadi acuan seluruh pelaku usaha. Ketentuan harga sapi bakalan hidup di tingkat feedlotter ditetapkan sebesar Rp 55.000 per kilogram bobot hidup, sementara Harga Acuan Penjualan (HAP) daging sapi di tingkat konsumen ditetapkan sebesar Rp 140.000 per kilogram.

Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara kepentingan peternak, pelaku usaha, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa dan Idulfitri. (dan)

Tags: BapanasdagingRamadan

Berita Terkait.

Persetujuan POD Ronggolawe Jadi Momentum SAKA Dorong Produksi Migas Nasional
Ekonomi

Persetujuan POD Ronggolawe Jadi Momentum SAKA Dorong Produksi Migas Nasional

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:15
Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026
Ekonomi

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:06
Irene-Umar
Ekonomi

Hadiri TikTok ForYouBeauty 2026, Wamen Ekraf Dukung Brand Lokal Naik Kelas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:07
jakone
Ekonomi

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:13
Prestasi Bening Saguling Foundation dalam meraih Kalpataru Lestari 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Foto: Dokumen PLN IP
Ekonomi

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:39
abdul
Ekonomi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    3245 shares
    Share 1298 Tweet 811
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1122 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.