INDOPOSCO.ID – Pengusaha Muda Indonesia harus aktif berinovasi untuk meningkatkan produktifitas dan menciptakan lapangan kerja. Hal ini sebagai upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi Nasional.
Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin dalam keterangan, Minggu (8/2/2026). Mantan ini Ketua HIPMI Bengkulu itu mengajak pemuda dari Sabang sampai Merauke untuk turut membangun ekonomi anak muda nasional yang mandiri dan berwawasan lingkungan.
“Sebagai Ketua DPD RI, tugas kami bukan sekadar “melihat” denyut ekonomi daerah. Tugas kami adalah memastikan suara daerah diterjemahkan menjadi arah kebijakan nasional menjaga agar pusat tidak berjalan sendiri, dan daerah tidak dibiarkan berjalan sendiri. Di situlah keseimbangan dibangun,” ungkapnya.
Anak-anak muda daerah, dikatakan Sultan, memiliki ide, kreativitas, dan energi. Yang mereka butuhkan adalah ruang, kepercayaan, dan kolaborasi lintas sektor. “Karena itu, saya mendorong pengusaha muda masuk ke sektor-sektor penentu kemandirian: energi terbarukan, pangan berkelanjutan, industri kreatif berbasis budaya, ekonomi hijau, serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berakar di daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sultan mengatakan bahwa negara tidak bisa bekerja sendiri. Dunia usaha juga tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu, kolaborasi harus menjadi prinsip utama.
“IDEpreneurs tidak hadir untuk menyaingi organisasi yang sudah mapan. IDEpreneurs hadir untuk menguatkan ekosistem, menjadi mitra yang saling melengkapi,” ujarnya.
“Dan perlu diingat, IDEpreneurs akan kehilangan maknanya jika hanya sibuk merajut jaringan, tetapi absen melahirkan dampak nyata di desa, pesisir, dan wilayah yang selama ini tertinggal,” imbuh Sultan. (nas)










