• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI Pastikan Transaksi Berjalan 2026 Aman Lewat Ekspor yang Diversifikasi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:50
in Ekonomi
Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI Juli Budi Winantya seusai pertemuan dengan redaktur media massa di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (6/2/2026). Foto : Antara/Indra Arief Pribadi

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI Juli Budi Winantya seusai pertemuan dengan redaktur media massa di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (6/2/2026). Foto : Antara/Indra Arief Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Indonesia (BI) meyakini hilirisasi industri dan diversifikasi ekspor mampu berkontribusi untuk menjaga neraca transaksi berjalan (current account) lndonesia tetap sehat meski terdapat sejumlah tantangan seperti tekanan pada kinerja ekspor komoditas dan kebutuhan impor untuk investasi.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI Juli Budi Winantya mengatakan komposisi ekspor berdasarkan neraca perdagangan Desember 2025, menunjukkan pergeseran seiring dampak kebijakan hilirisasi.

BacaJuga:

APKASINDO Buka Akses Data Harga Sawit, Posisi Tawar Petani Kian Menguat

Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

Di Bawah Kepemimpinan Gubernur Andra Soni, Bank Banten Tumbuh Melesat

“Ekspor tidak lagi hanya berbasis sumber daya alam mentah, tetapi juga mencakup produk industri, termasuk logam dan produk kimia. Komoditas-komoditas tersebut masih menjadi penopang surplus neraca perdagangan,” kata Juli dalam pertemuan dengan redaktur media massa di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (7/2/2026).

Neraca transaksi berjalan menjadi salah satu indikator ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Dalam neraca transaksi berjalan terdapat sejumlah komponen pembayaran Indonesia dengan negara lain, yakni Neraca Jasa, Neraca Barang, Neraca Pendapatan Primer dan Sekunder.

Karena itu neraca transaksi berjalan menjadi cerminan arus lalu lintas devisa, yang juga mempengaruhi kemampuan Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Lebih lanjut, Juli mengatakan diversifikasi negara tujuan ekspor juga menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja neraca perdagangan dan transaksi berjalan.
Ia menyoroti kinerja ekspor yang tidak hanya bergantung pada mitra dagang utama, tetapi juga memperluas kerja sama perdagangan dengan negara-negara lain di luar mitra tradisional, baik untuk produk bernilai tambah lebih tinggi maupun tujuan ekspornya.

Namun, Juli menilai impor masih akan menjadi tantangan terutama untuk memenuhi kebutuhan barang modal dan bahan baku seiring berlanjutnya aktivitas investasi.

“Namun, ke depan ketergantungan impor diharapkan dapat berkurang seiring kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan produksi dalam negeri, termasuk melalui penerapan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) pada sejumlah sektor seperti kendaraan listrik,” kata dia.

Dengan kombinasi penguatan struktur ekspor melalui hilirisasi dan diversifikasi pasar, serta kebijakan domestik yang mendukung substitusi impor, Juli mengatakan posisi neraca transaksi berjalan Indonesia masih berada dalam kondisi yang sehat.

BI memproyeksikan defisit transaksi berjalan berada di kisaran 0,1 persen – 0,9 persen untuk tahun 2026 dan pada tahun 2027 0,4 persen-1,2 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Proyeksi ini melebar dibandingkan realisasi defisit transaksi berjalan pada tahun 2024 yang 0,6 persen. Adapun untuk 2025, BI memproyeksikan transaksi berjalan berada di rentang 0,1 persen hingga -0,7 persen dari PDB seperti dilansir Antara.

Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi, otoritas moneter menetapkan proyeksi di kisaran 4,9 – 5,7 persen dan pada 2027 di sebesar 5,1 persen hingga 5,9 persen. (aro)

Tags: Bank IndonesiaBIDiversifikasi EksporekonomiTransaksi Berjalan

Berita Terkait.

APKASINDO Buka Akses Data Harga Sawit, Posisi Tawar Petani Kian Menguat
Ekonomi

APKASINDO Buka Akses Data Harga Sawit, Posisi Tawar Petani Kian Menguat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:35
Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi
Ekonomi

Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:32
Andra-Soni
Ekonomi

Di Bawah Kepemimpinan Gubernur Andra Soni, Bank Banten Tumbuh Melesat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:23
UMKM
Ekonomi

Kementerian UMKM Hadirkan Peluang Baru bagi Pengusaha Kopi Terdampak Bencana di ICX 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:41
X-Force
Ekonomi

Mitsubishi New Xforce: Bahan Bakar Efisien, Tampilan Modern dan Menawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:40
Fronx
Ekonomi

Tak Sekadar Tampil Sporty, Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Kini Punya Fitur DVR

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:25

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2097 shares
    Share 839 Tweet 524
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.