INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan, mengapresiasi program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Indonesia Bersih Narkoba) yang digagas Badan Narkotika Nasional (BNN). Menurutnya, program tersebut merupakan investasi jangka panjang demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.
Apresiasi itu disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI bersama Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, serta jajaran Kepala BNNP seluruh Indonesia di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
“Terima kasih untuk program baru yang 2025 akhir ini, Ananda Bersinar. Saya ingin mengapresiasi itu sangat kuat, karena ini urusan anak-anak. Terima kasih, ini investasi masa depan anak-anak kita. Ananda Bersinar ini mestinya juga seiring sejalan dengan MBG dan karena itu BNN harus hadir di tempat-tempat itu tadi, ini saran saya,” ujar Hinca.
Menurut Politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut, kesehatan jasmani yang bebas narkoba akan sangat memengaruhi kesehatan pikiran dan kualitas generasi penerus bangsa. Karena itu, program pencegahan sejak usia dini dinilai sama pentingnya dengan program pembangunan lainnya.
Hinca juga menyinggung kondisi di daerah pemilihannya, Kabupaten Karo, yang disebutnya sebagai salah satu wilayah dengan tingkat paparan kasus narkoba yang tinggi. Ia menilai pendekatan pencegahan tidak selalu harus represif, melainkan juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih persuasif dan humanis.
Menyambut momentum Februari dan perayaan Hari Valentine, ia mendorong gerakan memerangi narkoba dengan pendekatan “soft campaign”.
“Nah, karena itu kami bersepakat ini Pak Kepala BNN, memerangi yang soft dengan say with flower (pada saat hari Valentine). Maka kami mendirikan relawan pink. Temanya tiga saja, kami jemput, kami rehab, kami antar pulang kembali ke rumah. Dengan begitu, kita membantu BNN,” pungkasnya. (dil)










